Gugatan Apple terhadap OpenAI: Diduga Curi Rahasia Dagang AI

by -47 Views

Apple Menggugat OpenAI di Amerika Serikat

Apple mengambil langkah drastis dengan menggugat OpenAI di pengadilan federal Amerika Serikat. Gugatan ini dilakukan atas dugaan pencurian rahasia dagang melalui perekrutan mantan karyawan Apple oleh OpenAI, termasuk Chief Hardware Officer Tang Tan dan staf teknis Chang Liu.

Kronologi Gugatan Apple

Dalam dokumen gugatan, Apple menyatakan bahwa OpenAI sengaja merekrut mantan karyawan Apple untuk memperoleh informasi rahasia perusahaan. Tang Tan diduga memanfaatkan hubungannya dengan mantan rekan kerja untuk mengakses informasi teknis yang seharusnya tidak boleh diungkapkan.

Menurut Apple, Tang Tan bahkan meminta calon karyawan untuk membawa komponen Apple ke dalam sesi “show and tell”. Sementara Chang Liu dituduh tidak mengembalikan laptop kerja Apple dan tetap mengakses file perusahaan setelah keluar dari perusahaan dengan cara yang tidak sah.

Apple juga menuduh OpenAI telah memberikan saran kepada karyawan yang baru direkrut agar tidak segera berhenti dari perusahaan sebelumnya. Langkah tersebut dianggap Apple bisa memungkinkan akses ilegal terhadap informasi rahasia perusahaan selama proses transisi.

Apple Berkomitmen ke Jalur Hukum

Apple menuntut OpenAI untuk menjalani persidangan dengan juri, membayar ganti rugi, biaya hukum, dan juga meminta pengadilan agar OpenAI tidak dapat lagi menggunakan rahasia dagang milik Apple. Hingga saat ini, OpenAI belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut.

Kasus ini menarik perhatian publik karena beberapa bulan sebelumnya sempat terjadi rumor bahwa OpenAI tengah mempertimbangkan tindakan hukum terhadap Apple terkait integrasi ChatGPT di iOS. Jika gugatan ini dilanjutkan ke peradilan, maka sejumlah mantan petinggi Apple mungkin akan dipanggil sebagai saksi dalam persidangan yang diprediksi akan berlangsung sengit.

Source link