Potensi Lapangan Minyak Non-Konvensional: Menyelami Seberapa Besar

by -53 Views

Pertamina Hulu Energi Dorong Produksi Migas RI Melalui Strategi Baru

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah terus memacu kinerja industri hulu migas sebagai strategi peningkatan produksi migas guna memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satunya, Pertamina Hulu Energi sebagai subholding upstream PT Pertamina (Persero) memastikan perannya dalam mendorong eksplorasi dan produksi migas di Indonesia.

Inovasi dalam Pengembangan Migas Non-Konvensional

Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin, memaparkan bahwa pertumbuhan produksi migas dilakukan melalui berbagai strategi inovatif. Salah satunya adalah dengan masuk ke ranah migas non-konvensional (MNK) melalui proyek di Wilayah Kerja Rokan.

PHR telah menetapkan target ambisius, yaitu menambah jumlah sumur pengeboran hingga 8 sumur pada 2027 untuk meningkatkan produksi migas Indonesia sebesar 40 ribu barel per hari (BOPD).

Strategi Pengembangan Berkelanjutan

Sejak tahun 2025, PHR telah menjalankan strategi ‘maintain based line’ guna memaksimalkan produksi, mengatasi penurunan produksi alami, dan berkontribusi signifikan terhadap produksi migas nasional.

Selain itu, komitmen PHR dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) juga terlihat melalui pemanfaatan solar cell, program dekarbonisasi, dan diversifikasi bisnis dalam industri migas.

Dengan sumber daya yang mencapai 740 juta BOPD, proyek MNK PHR di Sumur Gulamo dan Sumur Kelok di Wilayah Kerja Rokan menjadi salah satu fokus utama dalam menggenjot produksi migas RI.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai strategi PHR dalam mendorong peningkatan produksi migas Indonesia, Anda dapat menyaksikan dialog lengkap antara Andi Shalini dan Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin dalam acara Economic Update CNBC Indonesia pada Jumat, 10 Juli 2026.

Source link