Kemenpar Bidik Sport Tourism untuk Pariwisata Berkualitas

by -54 Views




Transformasi Wisata: Sport Tourism Sebagai Tren <a href="https://beritaterpopuler.co/2026/07/16/maroko-tatap-prancis-ouahbi-tulis-sejarah-baru/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Baru</a> Wisatawan Milenial

JAKARTA – Pengalaman perjalanan wisatawan saat ini mengalami transformasi yang signifikan. Tidak hanya sebatas rekreasi dan hiburan, kini semakin banyak pelancong, terutama dari kalangan milenial dan Generasi Z (Gen Z), mencari pengalaman wisata yang lebih personal, sehat, autentik, dan berkelanjutan.

Perubahan perilaku tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan sport tourism atau wisata olahraga yang kini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri pariwisata global.

Transformasi Preferensi Wisatawan

Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, mengatakan transformasi preferensi wisatawan telah melahirkan berbagai tren baru, mulai dari wisata berbasis lingkungan, wisata kebugaran, wisata olahraga, hingga Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

“Generasi milenial dan Gen Z sebagai wisatawan digital-native mendorong munculnya tren baru seperti pariwisata berbasis lingkungan, wisata kebugaran, wisata olahraga, dan MICE,” ujar Nia di Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Sport Tourism Tumbuh Pesat

Menurut Nia, wisata olahraga menjadi salah satu sektor yang paling menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan. Data UN Tourism (UNWTO) menunjukkan bahwa sektor ini saat ini menyumbang sekitar 10 persen dari total belanja wisatawan global dan diproyeksikan tumbuh rata-rata 17,5 persen per tahun hingga 2030.

“Pertumbuhan ini didorong oleh kecenderungan wisatawan yang mencari pengalaman yang berkesan sekaligus menyehatkan, bukan sekadar hiburan,” katanya.

Indonesia Perkuat Ekosistem Wisata Olahraga

Melihat potensi tersebut, Kementerian Pariwisata terus memperkuat pengembangan sport tourism melalui berbagai strategi seperti penguatan destinasi olahraga, peningkatan kapasitas pelaku industri, promosi terpadu, hingga fasilitasi penyelenggaraan berbagai event olahraga.

Kementerian Pariwisata telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk saling mendukung dalam pemetaan potensi event olahraga, standardisasi penyelenggaraan, pengembangan venue yang ramah wisatawan, serta promosi bersama ajang olahraga nasional maupun internasional.

Kesimpulan

Demikianlah perkembangan terkini mengenai tren sport tourism yang menjadi salah satu magnet baru bagi wisatawan masa kini. Transformasi ini menggambarkan adanya pergeseran preferensi dari wisata konvensional menuju pengalaman yang lebih berarti dan berkesan. Diharapkan Indonesia dapat memanfaatkan peluang ini untuk memperkuat industri pariwisata secara keseluruhan.


Source link