Misteri Kemunculan Kereta Listrik di Jalur Bandung-Cicalengka

by -52 Views

PT KAI Rencanakan Pengoperasian Kereta Baterai di Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menghadirkan kereta api berbasis baterai atau Battery Electric Multiple Unit (BEMU) di Indonesia mulai tahun depan. Jalur Padalarang-Cicalengka di Bandung Raya dipilih menjadi rute pertama yang akan menggunakan teknologi kereta listrik tanpa kabel listrik aliran atas (LAA) tersebut.

Teknologi Baterai untuk Kemajuan Industri Perkeretaapian Nasional

Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi KAI, I Gede Darmayusa mengatakan bahwa perkembangan teknologi kendaraan listrik dan baterai membuka peluang baru bagi industri perkeretaapian nasional. Menurutnya, saat ini tingkat elektrifikasi jalur kereta api di Indonesia masih sangat terbatas, hanya sekitar 10% dari total jaringan rel yang mencapai lebih dari 6.000 kilometer.

Ia juga menyebut bahwa pengadaan jaringan elektrifikasi membutuhkan investasi besar dan memiliki tantangan operasional tersendiri. Dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, Gede mengungkapkan bahwa KAI berencana mulai mengadopsi kereta berbasis baterai untuk layanan komuter demi menjawab permintaan layanan yang terus meningkat.

Bandung Raya Sebagai Wilayah Percontohan Kereta Baterai

Bandung Raya dipilih sebagai wilayah pertama yang akan merasakan teknologi baru dengan jalur Padalarang-Cicalengka sebagai proyek percontohan. KAI memilih lintas tersebut karena permintaan layanan komuter yang tinggi dan dengan adanya teknologi baterai, KAI tidak perlu menunggu pembangunan jaringan elektrifikasi yang mahal.

Proses pengadaan kereta baterai dijadwalkan dimulai pada September 2026 dengan target kedatangan rangkaian kereta pertama pada kuartal II-2027. Jika proyek percontohan di Bandung berhasil, teknologi ini berpotensi diterapkan di kota-kota lain di Indonesia yang belum memiliki jaringan elektrifikasi.

Source link