Pembatalan Tur Wisata Perfect Crown: Kontroversi Meluas

by -52 Views

Kontroversi Drama Korea “Perfect Crown” Membuat Tur Dibatalkan

Kontroversi seputar drama Korea “Perfect Crown” terus menghangat, dengan Yayasan Kebudayaan Wanju akhirnya memutuskan untuk membatalkan “Perfect Crown Story Tour.” Acara kolaborasi pariwisata ini semula direncanakan berlangsung pada 21–22 Mei di sekitar Desa Hanok Jeonju dan Desa Hanok Soyang Oseong. Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain tur lokasi syuting, sesi komentar dengan pemandu, konser mini OST, pengalaman membuat kerajinan tradisional, dan program bus pintar XR yang mengusung tema serial tersebut.

Peninjauan Lebih Cermat Setelah Respons Publik

Yayasan tersebut secara resmi mengumumkan pembatalan acara tersebut dan menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai pendapat yang disampaikan oleh masyarakat. Meskipun program ini awalnya direncanakan untuk menghubungkan arsitektur hanok Wanju dan aspek budaya dengan konten pariwisata, namun setelah meninjau lebih lanjut, yayasan memutuskan untuk fokus pada keaslian sejarah dan kepekaan budaya pada proyek-proyek mendatang.

Konflik Seputar Drama “Perfect Crown”

Sejak penayangannya perdana pada 10 April, drama “Perfect Crown” terus menjadi pusat kontroversi hingga episode terakhirnya pada 16 Mei. Awalnya, drama ini dikritik atas akting para pemeran utamanya, namun seiring berjalannya waktu, masalah tersebut berkembang menjadi tuduhan distorsi sejarah. Salah satu adegan paling kontroversial terjadi pada Episode 11 selama upacara penobatan Lee An Daegun.

Sumber: link Sumber

Source link