Kronologi Kebakaran Gudang Jakarta Barat: Suara Ledakan Membahana

by -57 Views

Kebakaran Gudang di Jakarta Barat: Ledakan Kali Ini Diduga dari Botol Bahan Kimia dan Gas

Jakarta – Sebuah kebakaran hebat terjadi di sejumlah gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat pada Senin malam, 11 Mei 2026. Ledakan-ledakan terdengar berkali-kali, diduga berasal dari botol berisi bahan kimia dan gas yang tersimpan di dalam gudang tersebut.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menyampaikan bahwa material mudah terbakar di dalam gudang memicu suara ledakan hebat saat proses pemadaman sedang berlangsung. “Gudang ini memuat berbagai bahan kimia dan gas. Terjadi banyak ledakan, kebanyakan berasal dari barang-barang kecil seperti botol, namun jenisnya masih harus ditentukan,” ungkap Syaiful pada Selasa, 12 Mei 2026.

Proses Pemadaman yang Menegangkan

Tim pemadam kebakaran menerima laporan pada Senin malam dan segera menuju lokasi untuk bertindak cepat. Pada pukul 20.24 WIB dimulailah operasi pemadaman, namun sekitar pukul 21.00 WIB, terdengar ledakan besar dari dalam gudang yang menggemparkan.

Barulah pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, api berhasil berhasil dipadamkan. Namun, proses pendinginan masih harus dilakukan mulai pukul 02.00 WIB.

Botol-Botol Terlontar ke Udara

Syaiful menambahkan bahwa ledakan yang terjadi menyebabkan beberapa botol terlempar ke udara. Hal ini membuat tim pemadam harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gas beracun akibat asap kebakaran. “Botol-bobot parfum atau gas kecil terlempar ke atas. Kami belum pasti mengenai kandungan berbahaya dari asap kebakaran tersebut. Oleh karena itu, anggota kami di lapangan diharuskan menggunakan alat bantu pernapasan,” jelasnya.

Untuk mengamankan petugas dari risiko yang lebih tinggi, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat turut dilibatkan dengan mengoperasikan mobil robotik dalam proses pemadaman. Hal ini bertujuan untuk menghindari kontak langsung personel dengan potensi racun dalam asap.

Sumber: Kompas.com

Source link