Hukuman Trump Terhadap Minyak Iran: Dampak Cekik Suplai ke China

by -58 Views

AS Kenakan Sanksi ke Pembeli Minyak Iran di China

Pemerintah Amerika Serikat kembali meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran dengan menjatuhkan sanksi baru kepada sejumlah individu dan perusahaan yang dituduh membantu ekspor minyak Teheran ke China.

Langkah ini diambil di tengah memanasnya konflik kawasan Teluk dan menjelang pertemuan penting Presiden Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping pekan ini.

Agresif dalam Membidik Pelaku

Sanksi terbaru tersebut menunjukkan bagaimana Washington semakin agresif membidik jaringan keuangan dan perusahaan cangkang yang menjadi jalur utama Iran menjual minyaknya di tengah embargo Barat.

AS juga menyoroti entitas di Hong Kong, Uni Emirat Arab, dan Oman yang diduga membantu operasi ini.

Embargo dan Tekanan Ekonomi

Langkah tersebut diambil dalam konteks ketegangan antara AS dan Iran terkait perang yang tengah berlangsung.

Dalam upayanya, Washington berharap tekanan ekonomi yang semakin intensif dapat mempersempit ruang gerak Teheran dan memaksa Iran kembali ke meja negosiasi.

Pada Senin (11/5/2026), AS mengumumkan sanksi terhadap tiga individu dan sembilan perusahaan yang membantu pengiriman minyak Iran ke China.

Sanksi dijatuhkan oleh Departemen Keuangan AS melalui Office of Foreign Assets Control (OFAC) dan ditujukan kepada individu dan entitas yang membantu Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam menjual minyaknya ke China.

Peran Entitas di Hong Kong, Uni Emirat Arab, dan Oman

Empat perusahaan di Hong Kong, empat di Uni Emirat Arab, dan satu di Oman turut masuk dalam daftar sanksi AS.

Langkah terbaru ini merupakan kelanjutan dari sanksi sebelumnya terhadap individu dan perusahaan yang terlibat dalam pembelian senjata Iran serta komponen rudal balistik.

Departemen Keuangan AS menegaskan komitmennya dalam memutus sumber pendanaan IRGC dan rezim Iran melalui langkah-langkah sanksi ini.

Langkah AS dalam mempersempit ruang gerak Iran diharapkan dapat membuka pintu negosiasi lebih lanjut.

Source link