Google kini memperluas akses fitur terbaru mereka, yaitu AI Inbox, dalam aplikasi Gmail. Fitur ini didesain berbasis kecerdasan buatan untuk membantu pengguna dalam manajemen email secara efisien. AI Inbox melakukan evolusi dari sistem inbox tradisional dengan menyajikan ringkasan, prioritas, dan tugas penting secara otomatis. Dukungan AI berbasis Gemini memungkinkan AI Inbox untuk merangkum percakapan email panjang, menyoroti email penting, menampilkan daftar to-do, dan mengidentifikasi kontak prioritas. Pengguna yang ingin mengakses fitur ini harus berlangganan paket Google AI Ultra dengan harga sekitar USD250 per bulan. Meskipun memiliki fitur canggih, harga yang cukup tinggi ini mungkin lebih cocok untuk pengguna profesional atau power user. Google dikabarkan berencana untuk membawa AI Inbox ke paket lebih terjangkau, seperti AI Pro, dan bahkan ke pengguna gratis di masa depan. Namun, belum ada kepastian kapan ekspansi ini akan dilakukan secara luas. Dengan hadirnya AI Inbox, Google bertujuan untuk mengubah Gmail menjadi platform produktivitas berbasis AI. Meski dijangkau lebih luas sekarang, akses AI Inbox masih terbatas pada pengguna berbayar. Jika fitur ini nantinya hadir dalam paket yang lebih terjangkau, AI Inbox bisa menjadi standar baru dalam pengalaman email modern.
Gmail AI Inbox Lebih Luas: Harga Berlangganan Tinggi





