Sony Rilis IMX908, Sensor CMOS Baru yang Dibuat untuk Menghadapi Tantangan Kamera Keamanan
Sony kembali menegaskan ambisinya di pasar kamera pengawasan dengan memperkenalkan sensor CMOS terbaru, IMX908. Di tengah kebutuhan sistem surveillance yang makin kompleks, perangkat ini tidak hanya ditujukan untuk mengejar resolusi tinggi, tetapi juga untuk menjawab persoalan yang selama ini paling sering mengganggu hasil rekaman: cahaya yang sulit dikendalikan, area bayangan yang pekat, hingga objek bergerak cepat yang kerap membuat gambar buram atau kehilangan detail.
Dengan pendekatan itu, Sony tampak ingin menunjukkan bahwa kualitas kamera keamanan hari ini tidak lagi cukup diukur dari angka megapiksel semata. Yang lebih penting justru kemampuan sensor menjaga informasi visual tetap utuh saat kondisi di lapangan jauh dari ideal. Dari jalanan yang silau, area pintu masuk gedung yang kontras, sampai ruang publik dengan pencahayaan minim, IMX908 diposisikan untuk bekerja lebih stabil.
Fokus utama: detail tetap terjaga di kondisi ekstrem
IMX908 hadir dengan resolusi 4K dan 8,4 MP efektif. Namun, keunggulan utamanya bukan hanya pada ketajaman gambar, melainkan pada kemampuannya menangkap detail secara lebih presisi dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Sony menyebut sensor ini dirancang agar tetap mampu mempertahankan informasi di area terang dan gelap secara bersamaan, termasuk ketika berhadapan dengan backlight yang kuat.
Untuk itu, IMX908 menggunakan piksel LOFIC berukuran 1,45 µm yang diklaim sebagai yang terkecil di kelasnya. Teknologi ini dipadukan dengan dynamic range hingga 96 dB dalam satu kali exposure. Dalam praktiknya, pendekatan single-exposure HDR seperti ini penting karena dapat mengurangi risiko ghosting dan membantu kamera merekam objek dengan lebih bersih, tanpa harus bergantung pada pemrosesan berlapis yang kadang justru menimbulkan artefak visual.
Di sektor keamanan, kemampuan semacam ini menjadi krusial. Kamera pengawas tidak selalu bekerja dalam kondisi terang dan teratur. Sering kali, justru momen penting muncul saat cahaya berubah cepat atau subjek bergerak melintasi area dengan kontras tinggi. Di titik inilah IMX908 mencoba menawarkan hasil yang lebih konsisten.
STARVIS 3 dan dorongan performa saat cahaya minim
Selain memperkuat kemampuan HDR, Sony juga membekali IMX908 dengan teknologi STARVIS 3. Peningkatan ini diklaim mampu meningkatkan performa di kondisi minim cahaya sekitar 27 persen dibanding generasi sebelumnya. Angka ini menjadi penting karena banyak sistem pengawasan justru sangat bergantung pada kualitas gambar di malam hari atau saat pencahayaan lingkungan tidak merata.
Pada kamera keamanan, performa low-light sering menjadi pembeda antara rekaman yang benar-benar berguna dan rekaman yang hanya menampilkan siluet samar. Dengan STARVIS 3, Sony berupaya menjaga agar detail tetap terbaca meski cahaya sekitar sangat terbatas. Bagi operator keamanan maupun sistem analitik, kualitas seperti ini bisa memengaruhi akurasi identifikasi dan proses pemantauan secara keseluruhan.
IMX908 juga mendukung perekaman hingga 90 fps pada 10-bit dan 60 fps pada 12-bit. Fleksibilitas ini memberi ruang lebih besar bagi produsen kamera untuk menyesuaikan sensor dengan kebutuhan penggunaan yang berbeda. Kecepatan frame yang lebih tinggi membantu menangkap gerakan lebih mulus, sementara dukungan kedalaman warna yang lebih besar menjaga detail visual tetap kaya.
Disiapkan untuk surveillance modern dan sistem berbasis AI
Untuk kebutuhan pengawasan yang makin terintegrasi dengan teknologi pintar, Sony menyediakan sejumlah mode HDR pada IMX908, termasuk Clear HDR, Hybrid HDR, dan DOL. Kehadiran mode-mode ini menunjukkan bahwa sensor tersebut tidak hanya diarahkan untuk kamera keamanan konvensional, tetapi juga untuk perangkat yang harus bekerja dalam ekosistem analitik yang lebih canggih.
Target penggunaannya mencakup kamera keamanan di ruang publik, gedung perkantoran, serta sistem monitoring berbasis AI. Dalam konteks ini, kualitas gambar yang lebih stabil menjadi fondasi penting agar proses deteksi objek, pengenalan pola, dan analisis visual dapat berjalan lebih akurat. Sensor yang mampu mempertahankan detail di berbagai kondisi cahaya akan memberi keuntungan besar bagi sistem yang mengandalkan pembacaan visual secara real time.
Sony menjadwalkan pengiriman sampel IMX908-AQR1 pada akhir Maret 2026. Jadwal ini menandakan bahwa perusahaan tidak sekadar memperkenalkan produk baru, tetapi juga tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk pasar kamera pengawasan yang terus bergerak ke arah perangkat lebih pintar, lebih responsif, dan lebih bergantung pada pemrosesan gambar berkualitas tinggi.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





