Langkah Gelar La Liga Atletico Madrid Terancam Setelah Kekalahan di Kandang

by -96 Views

Harapan Atletico Madrid untuk menutup musim dengan trofi La Liga kembali mendapat hantaman keras. Saat tekanan seharusnya berubah menjadi dorongan, justru kekalahan 0-1 dari Las Palmas pada Sabtu malam, 19 April 2025, membuat langkah mereka di jalur juara semakin goyah. Hasil ini terasa lebih berat karena datang di kandang lawan tim yang sedang berjuang menjauh dari ancaman degradasi.

Bagi Atletico, laga di Estadio Gran Canaria sejatinya menjadi kesempatan untuk terus menjaga jarak dengan para pesaing terdekat. Namun, pertandingan berjalan sesuai skenario yang paling tidak diinginkan tim ibu kota Spanyol itu: buntu hampir sepanjang laga, lalu pecah di momen paling menyakitkan. Ketika duel tampak akan berakhir tanpa gol, Las Palmas justru menemukan celah pada masa injury time babak kedua.

Gol telat Javi Munoz mengubah segalanya

Javi Munoz menjadi penentu hasil lewat gol di menit-menit akhir yang sempat memunculkan ketegangan karena awalnya dianulir. Setelah tinjauan VAR, gol tersebut akhirnya disahkan dan langsung mengubah suasana pertandingan. Las Palmas pun merayakan kemenangan yang nilainya jauh melampaui tiga poin biasa, sementara Atletico harus menerima kenyataan pulang tanpa angka dari laga yang semestinya bisa mereka manfaatkan untuk terus menempel papan atas.

Situasi itu sekaligus memperlihatkan betapa tipisnya ruang kesalahan dalam perburuan gelar musim ini. Atletico tampil dengan target jelas: menang dan menekan rival di puncak klasemen. Namun, satu momen lengah di akhir pertandingan cukup untuk meruntuhkan seluruh rencana yang dibangun selama 90 menit lebih. Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan poin, melainkan juga pukulan psikologis di fase krusial kompetisi.

Jarak dengan Barcelona makin berat dikejar

Dampak kekalahan Atletico terasa langsung di klasemen. Barcelona, yang juga menang dramatis atas Celta Vigo, kini unggul 10 poin atas tim asuhan Diego Simeone tersebut. Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, selisih sebesar itu membuat peluang Atletico untuk merebut gelar terasa semakin sempit. Mereka tetap bertahan di posisi ketiga, tetapi situasinya jauh dari ideal karena Real Madrid hanya berjarak tiga poin di belakang.

Dalam kondisi seperti ini, setiap pertandingan berikutnya bukan lagi sekadar soal meraih kemenangan, melainkan soal menjaga harapan agar tidak benar-benar padam. Atletico memang masih berada dalam persaingan, tetapi ruang untuk terpeleset kini nyaris tak ada. Kekalahan dari Las Palmas memperjelas bahwa mereka tak hanya harus sempurna, tetapi juga bergantung pada hasil tim lain untuk menjaga mimpi juara tetap hidup.

Las Palmas mendapat napas baru di zona degradasi

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi suntikan besar bagi Las Palmas. Tiga poin yang mereka dapatkan membawa tim tersebut naik ke posisi ke-17 dan keluar dari zona degradasi. Bagi klub yang tengah berjuang bertahan di La Liga, hasil atas Atletico memiliki dampak ganda: mengangkat posisi klasemen sekaligus memberi dorongan moral yang sangat dibutuhkan di pekan-pekan akhir musim.

Kapten Atletico, Koke, tak menutupi beratnya situasi yang kini dihadapi timnya. Ia mengakui selisih 10 poin dari Barcelona bukan perkara mudah untuk dikejar, meski menegaskan bahwa Atletico tetap harus mencoba bangkit dan menyelesaikan musim sebaik mungkin. Pengakuan itu mencerminkan realitas yang kini dihadapi klub: ambisi juara masih ada, tetapi jalannya semakin terjal setelah satu malam yang berakhir pahit di Gran Canaria.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.