Cleetus McFarland signs part-time NASCAR deal with RCR

by -88 Views

Cleetus McFarland Dapat Pintu Masuk ke NASCAR Lewat Kesepakatan Paruh Waktu dengan RCR

Cleetus McFarland, nama panggung dari Garrett Mitchell, tengah bersiap memasuki fase yang lebih serius dalam perjalanan balapnya. Sosok yang selama ini lebih dikenal lewat konten otomotif di YouTube itu kini mendapat kesempatan baru bersama Richard Childress Racing (RCR), salah satu tim dengan sejarah panjang di NASCAR. Kesepakatan ini membuka jalan bagi McFarland untuk turun dalam program balap paruh waktu selama dua musim ke depan, dengan debut yang sudah dijadwalkan di Rockingham.

Bagi McFarland, ini bukan sekadar tambahan jadwal balapan. Kesempatan bersama RCR menempatkannya di lingkungan yang jauh lebih kompetitif, di mana ia akan berhadapan langsung dengan standar tinggi NASCAR dan tekanan yang datang dari sorotan publik. Dari figur media digital yang membangun basis penggemar besar, ia kini melangkah ke arena yang menuntut konsistensi, ketenangan, dan kemampuan membaca balapan dalam situasi paling ketat.

Debut di Rockingham, lalu lanjut ke Daytona dan Talladega

Balapan perdana McFarland bersama RCR akan berlangsung di Rockingham, trek oval yang dikenal tidak memberi banyak ruang untuk kesalahan. Di sana, ia akan mengendarai Chevrolet bernomor 33 milik tim. Agenda ini menjadi titik awal dari kesepakatan yang mencakup tiga balapan pada 2026 dan 2027, dengan Daytona International Speedway dan Talladega Superspeedway juga masuk dalam daftar penampilan berikutnya.

Untuk penampilan perdananya, McFarland akan mendapat dukungan dari Tommy’s Express. Kehadiran sponsor ini menambah nilai penting pada debutnya, terutama karena balapan di Rockingham akan menjadi panggung awal untuk menunjukkan sejauh mana ia bisa beradaptasi dengan tekanan NASCAR O’Reilly Auto Parts. Debut resminya dijadwalkan berlangsung dalam North Carolina Education Lottery 250 pada Sabtu, 4 April.

Di dalam garasi tim, McFarland juga akan berada satu lingkungan dengan dua pembalap yang sedang menonjol, Jesse Love dan Austin Hill. Keduanya saat ini berada di posisi teratas klasemen kejuaraan, sehingga kehadiran McFarland di RCR memberinya kesempatan untuk menyerap atmosfer kompetitif dari tim yang sedang berada dalam performa kuat.

Dari YouTube ke lintasan, McFarland terus menambah jam terbang

Meski dikenal luas sebagai kreator dengan hampir lima juta pelanggan di YouTube, McFarland tampaknya tidak ingin namanya berhenti di dunia konten. Ia perlahan membangun reputasi baru sebagai pembalap stock car yang serius meniti jalan di jalur profesional. Perpindahan ini tidak terjadi dalam semalam, melainkan melalui serangkaian kesempatan yang mulai memperlihatkan ambisinya di lintasan.

Sebelumnya, ia sudah mencoba ARCA di Daytona tahun lalu, lalu menjalani empat start pada musim 2025. Dari rangkaian itu, hasil finis 10 besar di Talladega dan Charlotte menjadi catatan yang paling menonjol. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa McFarland bukan sekadar figur populer yang menumpang nama besar, melainkan pembalap yang mulai menemukan ritme kompetitifnya.

Namun, perjalanannya juga tak lepas dari tantangan. Debut McFarland di NASCAR Craftsman Truck Series sempat berakhir dengan kecelakaan. Hasil itu tentu bukan yang diharapkannya, tetapi pengalaman tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar yang kerap dialami pembalap ketika naik ke level yang lebih tinggi. Dalam dunia balap, kegagalan awal sering kali menjadi bahan evaluasi yang jauh lebih berharga daripada hasil yang terlihat mulus.

RCR memberi panggung, McFarland mendapat ujian yang lebih besar

Bagi RCR, masuknya McFarland ke dalam program mereka menghadirkan dimensi menarik. Tim tidak hanya menambah satu nama ke daftar pembalap, tetapi juga mempertemukan NASCAR dengan audiens digital yang jauh lebih luas. Kehadiran McFarland membawa perhatian dari luar komunitas balap tradisional, tanpa mengurangi bobot kompetisi yang harus ia hadapi di lintasan.

McFarland sendiri menyebut kesempatan ini sebagai momen yang sangat berarti. Ia melihat kerja sama dengan RCR sebagai peluang untuk belajar dari nama-nama besar di dalam tim, sekaligus membuktikan bahwa dirinya mampu berkembang di level yang lebih tinggi. Di titik ini, sorotan tidak lagi hanya tertuju pada popularitasnya di media sosial, melainkan pada bagaimana ia memanfaatkan kesempatan yang jarang datang dua kali.

Debut di Rockingham akan menjadi ujian pertama dari kesepakatan baru tersebut. Dari sana, perhatian akan bergerak ke Daytona dan Talladega, dua trek yang punya reputasi besar dalam sejarah NASCAR. Untuk McFarland, tiga balapan itu bukan sekadar jadwal dalam kalender, melainkan rangkaian pembuktian apakah dirinya benar-benar bisa berubah dari wajah populer internet menjadi nama yang layak diperhitungkan di lintasan balap.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.