Valtteri Bottas, pembalap Cadillac Formula 1, akan turun lima posisi di Grand Prix Australia karena hukuman yang masih belum terselesaikan. Sebelas bulan lalu, pembalap Sauber Bottas putar mobil Sergio Perez Red Bull di lap satu Grand Prix Abu Dhabi 2024, mengakibatkan hukuman 10 detik. Kemudian, 45 menit kemudian, ketika Kevin Magnussen mencoba mendahului Bottas di luar di belokan yang sama, Bottas terkunci di kedua roda depannya dan menabrak Haas tersebut. Hokumannya berupa penurunan posisi lima grid di ras berikutnya. Karena kehilangan tempat di Sauber (kini Audi) dan tidak mendapat kesempatan balapan dari posisi cadangan Mercedes, Bottas segera akan turun ke Cadillac pada 2026 di Grand Prix Australia. Meskipun regulasi olahraganya telah dimodifikasi, hukuman tersebut akan diberikan di balapan berikutnya. Ia telah kehilangan lima poin hukuman sebelumnya, sementara pembalap Haas Oliver Bearman berada di risiko dilarang balapan setelah mengumpulkan sepuluh poin hukuman. Bearman harus menjaga perilakunya hingga GP Kanada, dan jika dihukum, ia kemungkinan akan digantikan oleh pembalap cadangan Haas lainnya.
Why Valtteri Bottas’ 2026 Australian GP Grid Penalty Explained





