Oliver Bearman: Loneliness Impact After Tough 2025 F1 Races with Haas

by -29 Views

Oliver Bearman, pebalap Haas Formula 1, berbagi pengalamannya tentang kesulitan bersikap seorang diri dalam musim debutnya di ajang balap terkemuka tersebut. Dengan finis di posisi ke-13 dalam klasemen pembalap di akhir musim debutnya bersama tim Amerika tersebut, Bearman berhasil mengungguli rekan setimnya yang lebih berpengalaman, Esteban Ocon, yang menempati posisi ke-15 secara keseluruhan. Meskipun memperoleh hasil luar biasa di beberapa balapan selama tahun 2025, seperti finis keempat di Grand Prix Meksiko, pebalap berusia 20 tahun ini juga menghadapi tantangan pribadi.

Menurut Bearman, perjalanan panjang dan ke destinasi yang berbeda sering membuatnya merasa kesepian di dunia F1, terutama di tempat-tempat dengan bahasa asing dan minim komunikasi. Selama wawancara di High Performance podcast, ia mengungkapkan, “Ya, saya merasakan kesepian di F1. Terutama karena sering melakukan perjalanan jauh, bahkan ke tempat-tempat yang berbeda budaya dan bahasa. Bapak saya sangat membantu dengan kehadirannya di sebagian besar balapan tahun lalu, yang memberikan saya sedikit kekontinuitasan. Namun, terutama di awal tahun, saya merasa perjalanan jauh benar-benar menantang karena F1 memiliki 10 balapan lebih banyak dibanding F2, dan 10 balapan tambahan tersebut merupakan destinasi terjauh di kalender.”

Bearman juga menunjukkan betapa pentingnya untuk membuka diri terhadap emosi dan berterima kasih atas pengalaman yang ia dapatkan. Ia bahkan mengakui bahwa bekerja dengan seorang pelatih membantu mengatasi kesepian yang ia rasakan setelah awalnya menahan perasaannya. Kendati menghadapi berbagai tantangan, Bearman bersyukur atas kesempatan yang ia raih di F1 dan menghargai setiap momen yang ia alami di lintasan balap.

Source link