Perang penawaran antara Paramount dan Netflix untuk mengakuisisi Warner Bros Discovery telah berakhir dengan mundurnya Netflix dari persaingan. Paramount akhirnya menjadi kandidat terkuat setelah Netflix menolak untuk menaikkan tawaran mereka pada 26 Februari. Dalam pernyataan resmi yang dilaporkan oleh Hollywood Reporter, tawaran Paramount saat ini mencakup harga tunai $31,00 per saham WBD, biaya harian sebesar $0,25 per kuartal setelah September 2026, dan biaya terminasi regulasi senilai $7 miliar jika merger tersebut dibatalkan oleh regulator.
Meskipun Netflix mengklaim bahwa kesepakatan yang mereka negosiasikan memiliki potensi nilai yang besar bagi pemegang saham, pada akhirnya mereka menganggap harga untuk menyamai tawaran Paramount tidak lagi menguntungkan secara bisnis. Sebelumnya, pada 5 Desember, Netflix dan WBD telah mencapai kesepakatan senilai $82,7 miliar, termasuk akuisisi aset streaming dan studio Warner. Hal ini membuat Netflix sebelumnya dianggap sebagai kandidat terkuat untuk mengakuisisi Warner Bros Discovery.
Di sisi lain, Paramount telah mengajukan delapan tawaran sebelumnya yang ditolak dan bahkan menggugat Warner Bros Discovery pada bulan Januari. Strategi agresif Paramount akhirnya membuahkan hasil dengan mereka menjadi kandidat terkuat untuk akuisisi tersebut. Jika akuisisi ini terjadi, Paramount akan mengontrol berbagai IP besar milik Warner seperti DC Comics, Harry Potter, Game of Thrones, serta beberapa studio game terkenal termasuk Avalanche Software, Rocksteady Games, TT Games, dan NetherRealm Studios.
Dengan Paramount menjadi kandidat terkuat dalam perang akuisisi ini, banyak yang menyayangkan dampaknya terhadap studio game di Warner Bros Discovery. Bagaimana pendapat Anda tentang kesuksesan Paramount dalam mengakuisisi Warner Bros Discovery? Apakah Anda khawatir dengan dampaknya terhadap studio game di sana?





