PT Blue Bird Tbk bersiap menghadapi euforia mudik Lebaran Idulfitri tahun 2026 dengan menyiapkan sekitar 25 ribu armada. Monita Moerdani, Marketing Officer Bluebird, mengatakan kesiapan ini dirancang strategis untuk mengatasi lonjakan mobilitas pada periode krusial. Berdasarkan Insight Perilaku Perjalanan Lebaran 2026 dari data YouGov, sebanyak 43 persen masyarakat berencana berangkat mudik 2-6 hari sebelum Lebaran dan sekitar 51 persen berencana kembali 2-6 hari setelah Lebaran.
Menurut Monita, pola perjalanan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran mengalami perubahan fokus pada berbagai agenda seperti berbuka puasa, silahturahmi, dan perjalanan mudik. Blue Bird memastikan kesiapan lebih dari 25.000 armada, termasuk peremajaan armada, untuk layanan Bluebird, Silverbird, Goldenbird, Bigbird, Cititrans, dan Bluebird Kirim. Perusahaan memastikan ketersediaan armada di 1.300 pangkalan di seluruh Indonesia, dengan titik-titik prioritas di pusat perbelanjaan, area kuliner, kawasan residensial, hotel, bandara, stasiun, dan terminal.
Data internal tahun 2025 dari Bluebird juga menunjukkan tren positif pada fase arus balik dengan pertumbuhan layanan taksi hingga 20 persen di kota-kota besar dan pertumbuhan Cititrans hampir 23 persen pada periode Lebaran 2025. Inisiatif lainnya diwujudkan melalui fitur aplikasi seperti Advance Booking untuk menjadwalkan perjalanan lebih awal, dan Fixed Price yang memberikan kepastian tarif kepada konsumen. Selain itu, Blue Bird juga menyediakan layanan Google News untuk informasi lebih lanjut.





