Haas Berharap Naik Level dengan Ocon di Musim Depan

by -188 Views

Haas menutup musim Formula 1 2025 dengan satu kesimpulan yang cukup jelas: nama besar dan pengalaman panjang belum otomatis menjamin hasil terbaik, tetapi keduanya tetap bisa menjadi modal penting untuk bangkit. Di tengah sorotan terhadap performa Esteban Ocon yang justru kalah dari rekan setimnya, Oliver Bearman, prinsipal Haas Ayao Komatsu memilih tidak buru-buru menilai musim ini sebagai kegagalan total. Baginya, masih ada ruang besar bagi tim untuk naik level pada musim berikutnya.

Hasil internal Haas memang cukup mencuri perhatian. Bearman, yang berstatus rookie, justru menutup musim dengan keunggulan tipis 41:38 atas Ocon dalam duel sesama pembalap tim. Selisih itu mungkin tidak besar di atas kertas, tetapi cukup untuk memunculkan pertanyaan tentang konsistensi Ocon sepanjang musim. Bagi Haas, capaian Bearman memberi sinyal positif bahwa proyek regenerasi mereka berjalan, namun pada saat yang sama juga memperlihatkan bahwa Ocon belum tampil seefektif yang diharapkan dari seorang pembalap berpengalaman.

Komatsu Masih Melihat Nilai Besar dari Ocon

Meski hasil akhir Ocon tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi, Komatsu tetap menilai pembalap asal Prancis itu masih punya peran penting dalam arah pengembangan tim. Dengan pengalaman 10 tahun di Formula 1, serta jam terbang panjang bersama Alpine, Ocon semestinya bisa membawa lebih dari sekadar kecepatan satu lap. Haas menaruh harapan bahwa pengalaman itu bisa diterjemahkan menjadi kontribusi yang lebih stabil, baik dalam pengembangan mobil maupun dalam pengambilan keputusan di akhir pekan balapan.

Rekam jejak Ocon di ajang ini juga bukan tanpa catatan positif. Ia pernah memenangi Grand Prix Hungaria 2021 dan mengoleksi tiga podium bersama Alpine. Namun, dalam beberapa musim terakhir, sorotan terhadap performanya cenderung menurun. Hasil terbaiknya yang paling menonjol belakangan adalah finis kelima di GP China pada musim sebelumnya, sebuah capaian yang menunjukkan kualitas, tetapi belum cukup untuk mengubah narasi bahwa performanya belum sepenuhnya konsisten.

Haas Akui Ada Faktor Mobil yang Tidak Selalu Cocok

Komatsu juga tidak meletakkan seluruh beban pada Ocon. Ia mengakui Haas ikut bertanggung jawab atas situasi yang membuat pembalap tersebut beberapa kali tertinggal dari Bearman, terutama di pertengahan musim. Dalam sejumlah kesempatan, mobil disebut tidak benar-benar cocok dengan karakter Ocon, khususnya saat sesi kualifikasi. Kondisi seperti itu tentu menyulitkan pembalap mana pun untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya, apalagi ketika lawan setim tampil lebih nyaman dengan paket mobil yang tersedia.

Di sisi lain, performa Bearman yang stabil justru mempertegas kontras di garasi Haas. Rookie tersebut mampu memanfaatkan momentum dan membaca peluang dengan baik, sementara Ocon kerap harus berjuang lebih keras untuk menemukan ritme. Situasi ini membuat Haas punya dua pelajaran sekaligus: mereka melihat potensi jangka panjang dari Bearman, namun juga tahu bahwa pembalap berpengalaman seperti Ocon seharusnya bisa menjadi pembeda ketika tim membutuhkan hasil yang lebih solid.

Finis Ketujuh di Abu Dhabi Jadi Titik Harapan

Di tengah musim yang naik-turun, ada satu momen yang membuat Haas tetap percaya pada Ocon. Itu terjadi di GP Abu Dhabi, ketika ia sempat menjalani hari Jumat yang sulit, sebelum bangkit bersama tim dan menutup balapan di posisi ketujuh. Hasil itu menjadi pengingat bahwa ketika paket mobil dan eksekusi tim berjalan selaras, Ocon masih bisa menunjukkan level yang layak diandalkan.

Komatsu tampaknya ingin menjadikan momen di Abu Dhabi sebagai acuan untuk musim berikutnya. Haas berharap performa seperti itu bisa muncul lebih sering pada F1 2026, saat Ocon diharapkan memberi dampak yang lebih besar dan lebih konsisten. Bagi tim yang masih membangun pijakan di tengah persaingan ketat, keberadaan pembalap berpengalaman tetap penting, tetapi hanya jika pengalaman itu benar-benar berubah menjadi poin, kecepatan, dan hasil yang bisa diulang.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.