Mewgenics mendadak menjadi nama yang paling banyak dibicarakan di kalangan pemain PC setelah berhasil melampaui Hades II di Steam. Dalam waktu singkat sejak dirilis, game indie besutan Edmund McMillen itu mencatat puncak pemain bersamaan sebanyak 115.428 pengguna pada 15 Februari 2026. Angka tersebut memang hanya unggul tipis dari rekor 112.947 pemain milik Hades II, tetapi cukup untuk menggeser sorotan dari salah satu roguelike paling dinanti ke judul yang sebelumnya belum banyak diprediksi akan meledak secepat ini.
Yang membuat capaian ini menarik bukan hanya selisih angkanya, melainkan konteks di baliknya. Hades II hadir dengan beban ekspektasi besar sebagai penerus dari salah satu roguelike paling berpengaruh dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, Mewgenics datang dengan identitas yang jauh lebih nyeleneh: perpaduan roguelike, pertarungan taktis, dan sistem breeding kucing. Di atas kertas, konsep itu terdengar seperti eksperimen yang sulit dijual ke pasar luas. Namun justru dari keanehan itulah game ini menemukan momentumnya.
Konsep Aneh yang Justru Menarik Perhatian
Di tengah pasar game yang dipenuhi formula serupa, Mewgenics tampil dengan pendekatan yang sulit disamakan dengan judul lain. Pemain tidak hanya diajak bertarung dalam format roguelike, tetapi juga berhadapan dengan mekanik yang berpusat pada kucing dan proses breeding. Kombinasi ini membuat game tersebut menonjol sejak awal, terutama bagi pemain yang mencari sesuatu yang segar di luar pola roguelike konvensional.
Respons publik terhadap pendekatan itu rupanya cukup positif. Di Metacritic, Mewgenics meraih skor 89, sementara skor pengguna berada di angka 8.0. Dua angka ini memberi gambaran bahwa ide yang terdengar aneh tidak otomatis menjadi penghalang, selama eksekusinya mampu menjaga kualitas. Dalam kasus Mewgenics, justru elemen yang paling tidak biasa tampak menjadi daya tarik utama yang mendorong rasa penasaran banyak pemain.
Performa Awal yang Mengejutkan Edmund McMillen
Edmund McMillen, sosok di balik proyek ini, disebut ikut terkejut dengan performa Mewgenics pada minggu pertama rilis. Reaksi tersebut bisa dimengerti mengingat laju pertumbuhan pemainnya berlangsung sangat cepat, apalagi ketika angka itu langsung menempatkan game ini di atas Hades II dalam daftar pemain puncak Steam. Untuk sebuah game indie, hasil seperti ini jelas bukan pencapaian kecil.
Lonjakan tersebut juga menunjukkan bahwa pasar game PC masih memberi ruang besar bagi ide yang berani, selama didukung eksekusi yang meyakinkan. Mewgenics tidak datang sebagai judul dengan formula aman, melainkan sebagai game yang sejak awal mengandalkan identitas unik. Fakta bahwa pendekatan seperti ini bisa mendorong angka pemain sedemikian tinggi memperlihatkan bahwa minat terhadap eksperimen kreatif masih sangat hidup di komunitas.
Langkah Berikutnya: Konsol
Kesuksesan di Steam tampaknya baru menjadi awal. McMillen disebut sudah menyiapkan rencana untuk membawa Mewgenics ke platform lain, termasuk konsol. Jika langkah ini berjalan mulus, jangkauan game tersebut berpotensi meluas jauh melampaui basis pemain PC dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar lagi.
Dengan performa awal yang kuat, sambutan positif dari pemain, serta rencana ekspansi ke platform lain, Mewgenics kini berada di posisi yang jauh lebih menonjol daripada yang mungkin dibayangkan banyak orang sebelum rilis. Di tengah dominasi judul-judul besar, game ini justru mencuri panggung lewat pendekatan yang tak lazim, dan untuk sementara waktu berhasil membuat nama Hades II tergeser dari pusat percakapan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





