Terry Putri berbagi pengalaman uniknya menjalani puasa di Amerika Serikat setelah memilih untuk merantau ke Negeri Paman Sam beberapa tahun yang lalu. Ia merasa sangat bersyukur tahun ini bisa kembali merasakan atmosfer Ramadan di Indonesia. Terlebih lagi, Terry juga bercerita tentang berbagai tantangan yang dihadapinya sebagai seorang minoritas di luar negeri, terutama selama bulan suci Ramadan.
Salah satu kendala terbesar yang dialaminya adalah sulitnya mencari makanan halal dan akses ke tempat ibadah. Menurut Terry, perbedaan situasi sangat terasa di Amerika Serikat, di mana mencari makanan halal sudah merupakan sebuah perjuangan tersendiri. Selain itu, untuk melaksanakan ibadah pun memerlukan usaha ekstra, seperti harus melakukan perjalanan antar kota hanya untuk melaksanakan salat Tarawih di masjid.
Semua perjuangan dan pengalaman ini memberikan wawasan baru bagi Terry Putri tentang nilai berkah dan kesulitan dalam menjalani Ramadan di negara asing. Meskipun demikian, Terry tetap bersyukur atas semua pengalaman yang ia dapatkan selama menjalani puasa di Amerika Serikat.





