Gresini Racing memilih membuka musim MotoGP 2026 dengan pesan yang jelas: mereka tidak datang untuk sekadar meramaikan presentasi, melainkan untuk menegaskan bahwa status mereka sebagai penantang serius masih sangat hidup. Di Kuala Lumpur, tim satelit Ducati itu memperkenalkan Desmosedici GP terbaru dengan livery anyar yang langsung menarik perhatian, apalagi Gresini baru saja menutup MotoGP 2025 sebagai runner-up, tepat di belakang Ducati.
Posisi tersebut membuat setiap langkah Gresini pada musim baru terasa lebih berat sekaligus lebih menjanjikan. Ekspektasi publik naik, tetapi kepercayaan diri tim juga ikut terdorong oleh hasil yang mereka raih musim lalu. Karena itu, peluncuran motor bukan sekadar seremoni. Bagi Gresini, ini adalah cara menunjukkan bahwa mereka ingin mempertahankan reputasi sebagai salah satu tim paling solid di paddock MotoGP.
Livery baru, identitas lama tetap dipertahankan
Dalam acara yang sempat molor dari jadwal tersebut, Gresini memperkenalkan Desmosedici GP 2026 dengan tampilan yang masih setia pada karakter khas mereka. Warna dasar tim tetap dipertahankan, namun kini ada tambahan elemen hitam yang memberi kesan lebih tajam dan modern. Perubahan itu tidak menghapus identitas lama, justru mempertegasnya.
Di tengah usia 30 tahun perjalanan Gresini di dunia balap, pendekatan semacam ini terasa punya makna tersendiri. Tim ingin menunjukkan bahwa sejarah panjang bukan hanya nostalgia, melainkan fondasi untuk terus bersaing di level tertinggi. Visual motor baru itu seakan menjadi pernyataan bahwa Gresini masih punya ambisi besar, meski sudah cukup lama hidup di bawah bayang-bayang tim pabrikan.
Alex Marquez hadir, Aldeguer absen karena cedera
Peluncuran tim kali ini juga menyisakan catatan penting di sisi pembalap. Hanya Alex Marquez yang hadir dalam acara tersebut. Rekan setimnya, FermÃn Aldeguer, tidak bisa datang setelah mengalami cedera saat menjalani latihan di Valencia. Absennya Aldeguer tentu mengubah dinamika presentasi, tetapi tidak mengurangi perhatian terhadap proyek Gresini untuk 2026.
Kondisi ini juga berdampak ke persiapan pramusim. Alex Marquez dijadwalkan turun ke tes resmi di Sepang untuk menggantikan Aldeguer yang masih dalam pemulihan. Di atas kertas, situasi itu membuat Gresini harus lebih fleksibel dalam menyusun langkah awal menghadapi musim baru. Namun, tim ini sudah berkali-kali membuktikan bahwa mereka mampu beradaptasi ketika keadaan tidak ideal.
Faktanya, Gresini dan tim resmi Ducati menjadi dua kubu yang mampu membawa kedua pembalapnya naik ke podium teratas. Pencapaian tersebut menegaskan bahwa kualitas teknis dan konsistensi tim bukan slogan kosong. Dari situ pula standar untuk 2026 ikut terdorong lebih tinggi. Gresini tidak lagi hanya dinilai dari keberanian tampil kompetitif, tetapi juga dari kemampuan mereka menjaga level performa di tengah tekanan yang semakin besar.
Menuju Sepang, sambil menatap bayang-bayang 2027
Di balik fokus pada pramusim 2026, nama Alex Marquez juga ikut masuk ke dalam pembicaraan soal masa depan. Rumor mengenai arah kariernya pada 2027 kembali mencuat, dengan spekulasi bahwa ia berada di luar formasi Faenza. Meski begitu, isu tersebut belum menggeser prioritas utama Gresini dalam waktu dekat.
Yang paling penting bagi tim saat ini adalah memastikan mereka memulai pramusim dengan struktur terbaik yang tersedia. Seluruh grid MotoGP 2026 sejauh ini sudah tampil, kecuali struktur Honda. Tes pramusim pertama sendiri dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 5.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





