Jack Miller Dominasi Hari Kedua Shakedown MotoGP
Hari kedua shakedown MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Jumat (10/1/2026), langsung memberi sinyal bahwa persaingan menuju musim baru tidak akan berjalan datar. Meski statusnya masih sebatas sesi awal sebelum tes kolektif pekan depan, atmosfer di lintasan sudah terasa serius. Dari sekian banyak nama yang turun, Jack Miller muncul sebagai pembalap paling menonjol setelah mencatat waktu tercepat dan menutup hari dengan keunggulan yang cukup jelas.
Shakedown seperti ini memang bukan ajang untuk memamerkan hasil akhir. Namun, catatan waktu, arah pengembangan motor, dan konsistensi para pembalap tester memberi petunjuk penting tentang pekerjaan rumah masing-masing pabrikan. Dalam konteks itu, performa Miller menjadi sorotan utama karena ia mampu tampil stabil saat menguji paket motor yang masih berada dalam fase awal pengembangan.
Yamaha Kerahkan Seluruh Pembalap Andalan
Sesi Jumat juga terasa penting bagi Yamaha. Pabrikan Jepang itu menjadi satu-satunya yang masih berada di kategori D dalam sistem konsesi, sehingga berhak mengikuti shakedown lebih awal dibanding tim lain. Jika pada hari sebelumnya hanya Toprak Razgatlioglu yang turun ke lintasan, maka pada hari kedua Yamaha akhirnya menurunkan dua pembalap resminya sekaligus, Fabio Quartararo dan Alex Rins, bersama Pramac dan para tester lain.
Kehadiran Quartararo dan Rins menunjukkan bahwa Yamaha tidak ingin membuang waktu untuk membaca karakter motor sejak dini. Dalam fase seperti ini, setiap putaran di Sepang punya nilai besar: bukan hanya untuk mencari kecepatan, tetapi juga untuk memahami arah setelan, respons mesin, hingga stabilitas motor dalam berbagai kondisi lintasan. Langkah itu memperlihatkan betapa seriusnya Yamaha memulai musim 2026, terutama setelah status konsesi memberi mereka ruang ekstra untuk bekerja lebih cepat.
Jack Miller Paling Menonjol, Nama-Nama Besar Menguntit
Jack Miller menutup hari dengan catatan 1:57,908. Waktu itu menempatkannya di posisi teratas sekaligus mengungguli sejumlah nama yang juga punya reputasi kuat di paddock, termasuk Pol Espargaro dan Aleix Espargaro. Miller disebut tampil solid saat menguji mesin V4 M1, dan hasil tersebut menjadi tanda awal bahwa paket yang ia coba mulai memperlihatkan potensi yang menjanjikan.
Di belakang Miller, Aleix Espargaro mengakhiri sesi di posisi ketiga sambil melanjutkan pengujian pembaruan pada Honda. Fabio Quartararo berada di urutan keempat, sementara Alex Rins menempati posisi kelima. Urutan ini memberi gambaran bahwa beberapa pabrikan sudah mulai menemukan arah kerja yang lebih jelas, meskipun semuanya masih jauh dari kata final.
Dalam sesi seperti shakedown, posisi teratas memang belum bisa dijadikan ukuran mutlak untuk musim yang akan datang. Tetap saja, waktu tercepat Miller memiliki bobot tersendiri karena dicapai di tengah aktivitas pengujian yang padat dan dengan banyak pembalap fokus pada aspek teknis, bukan hanya mengejar lap time semata. Itulah yang membuat hasil hari kedua di Sepang terasa lebih menarik daripada sekadar angka di papan klasemen.
Para Pembalap Senior Ikut Turun ke Trek
Shakedown hari kedua juga diisi oleh sejumlah nama berpengalaman lain. Dani Pedrosa dan Toprak Razgatlioglu kembali ambil bagian, sementara Michele Pirro, Andrea Dovizioso, dan Augusto Fernandez turut menjajal lintasan Sepang. Kehadiran para pembalap senior dan tester ini membuat sesi terasa padat, karena masing-masing membawa agenda pengujian yang berbeda sesuai kebutuhan pabrikan.
Diogo Moreira dan Mika Kallio juga tercatat ikut serta, meski keduanya berada di bagian bawah klasifikasi waktu. Kallio tampak masih kesulitan beradaptasi dan tertinggal cukup jauh dari para pembalap lain, menandakan bahwa tidak semua peserta langsung menemukan ritme terbaiknya di hari kedua.
Dengan hasil ini, shakedown di Sepang mulai memperlihatkan peta awal siapa yang cepat menyatu dengan motor baru dan siapa yang masih harus bekerja lebih keras sebelum tes kolektif dimulai pekan depan. Dari Yamaha yang bergerak agresif, Honda yang terus menguji pembaruan, hingga Miller yang mencuri perhatian di puncak catatan waktu, hari kedua shakedown sudah cukup untuk membuka babak awal persaingan musim 2026.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





