Leclerc Uji Active Aero Mode di Basah: Hasil Mengejutkan!

by -36 Views

Pada sesi pagi di hari kedua Shakedown F1, Ferrari fokus pada pengumpulan data dan peningkatan jarak dengan SF-26. Charles Leclerc melakukan putaran pertama di lintasan basah, menggunakan ban Full Wet yang akan digunakan selama musim 2026 dalam kondisi ekstrem. Pembalap Monako ini mendapat kesempatan untuk mencoba Partial Active Aero Mode, inovasi teknis dan olahraga untuk Formula 1 2026. Di lintasan lurus utama Barcelona, ia membuka sayap depan, sementara sayap belakang tetap tertutup sesuai aturan. Aerodinamika aktif adalah pengembangan dari sistem DRS (Drag Reduction System) yang digunakan hingga akhir 2025 untuk meningkatkan efisiensi mobil balap di lintasan lurus dengan konfigurasi drag rendah. Pada tikungan, versi aerodinamika beban tinggi dirancang untuk menjaga beban aerodinamis yang tepat. Diperkenalkannya aerodinamika aktif parsial memungkinkan pembalap membuka sayap depan dan menutup sayap belakang, sesuai dengan pembaruan peraturan terbaru. Konsep ini membantu pembalap mengontrol energi dan beban aerodinamis untuk performa optimal, terutama di lintasan basah. Meskipun aerodinamika aktif parsial memberikan keuntungan dalam kondisi basah, direktur balapan berhak untuk menonaktifkannya demi keamanan saat hujan lebat atau lintasan sangat basah. Hal ini penting untuk mengurangi risiko aquaplaning dan memastikan stabilitas mobil balap di lintasan.

Source link