Nick Cassidy, pemimpin klasemen Kejuaraan Dunia Formula E saat ini, menyatakan harapannya agar balapan tetap mempertahankan karakter uniknya dan tidak terjebak dalam imitasi “seri balap mobil single-seater lainnya”, meskipun kejuaraan ini baru saja menerima kritik atas kompleksitasnya. Kritik terhadap Formula E sering kali berkaitan dengan strategi Attack Mode yang membingungkan, pembalap yang mundur untuk menghemat energi, serta peran safety car yang krusial dalam dinamika balapan. Tantangan ini tidak terlepas dari komentar Dan Ticktum yang menyesalkan taktik yang dianggapnya tidak sportif, setelah balapan Mexico City E-Prix pada bulan Januari lalu.
Kritik tersebut muncul seiring penampilan rekan setim Ticktum, Pepe Marti, yang berhasil finis di posisi ketujuh setelah start dari posisi belakang, sementara Ticktum sendiri mengalami nasib buruk dengan tereliminasi dalam dua balapan secara berturut-turut. Namun, Cassidy yang berhasil menang dari posisi ke-13 sebelumnya, meyakinkan bahwa Formula E telah menuju ke arah yang benar menuju perubahan regulasi musim depan, mengingat keseruan balapan dan persaingan yang tercipta.
Dalam mengomentari kritik yang muncul, Cassidy menekankan pentingnya melihat sisi positif dari kejuaraan saat ini, terutama dalam ketatnya persaingan kualifikasi yang melibatkan banyak tim. Meskipun ada kritik terhadap aspek penghematan energi yang berlebihan, Cassidy yakin bahwa Formula E tetap akan mempertahankan daya tariknya dengan hadirnya Generasi 4 mobil balap dengan performa yang lebih tinggi. Dengan tenaga lebih dari 800 bhp, mobil-mobil Gen4 ini dirancang untuk memberikan pengalaman balap yang memukau dan sensasi yang istimewa bagi para pembalapnya.
Sebagai bagian dari program uji coba Gen4, Cassidy optimis Formula E akan menghadirkan pengalaman balap yang lebih menarik di masa depan. Dengan format balapan dan sirkuit yang masih menjadi sorotan, harapannya adalah Formula E tetap menjaga karakteristik uniknya yang membedakannya dari kejuaraan mobil balap tunggal lainnya. Dengan perkembangan yang terjadi, musim depan diprediksi akan menjadi panggung bagi aksi balapan yang semakin menarik dan tak terduga bagi para penggemar setia Formula E.





