George Russell meminta sesuatu yang tidak biasa dalam negosiasi kontraknya dengan Mercedes untuk musim F1 2026. Selain gaji dan tunjangan standar, pembalap berusia 27 tahun ini ingin mendapatkan kenang-kenangan yang sangat istimewa: sebuah mobil Formula 1 asli.
Russell memiliki impian untuk memperluas koleksi mobil pribadinya dengan mendapatkan mobil Grand Prix. Namun, permintaannya menemui rintangan dalam konteks batasan anggaran yang diterapkan oleh FIA. Meskipun mencoba menegosiasikan hal ini dengan tim Mercedes, keinginannya untuk mendapatkan mobil F1 sebagai bagian dari kontrak barunya tidak terpenuhi.
Dalam wawancara dengan Auto Motor und Sport, Russell mengungkapkan keinginannya untuk memiliki mobil Formula 1 pribadi. Namun, aturan tentang produksi monocoque yang terbatas menyulitkan hal ini. Seiring dengan peraturan anggaran kelas utama, tim hanya diizinkan memproduksi beberapa monokok per tahun, sementara pada masa lalu tim-tim membuat lebih dari 15 sasis dalam satu musim.
Meskipun usahanya untuk mendapatkan mobil F1 selama negosiasi kontrak terakhirnya tidak membuahkan hasil, Russell tetap bersemangat. Ia mengajukan tuntutan agar aturan produksi sasis dapat disesuaikan, memungkinkan tim untuk membuat monocoque di luar batas anggaran. Meskipun demikian, saat ini Russell harus puas tanpa memiliki mobil Formula 1 di garasinya.
Meski menghadapi hambatan dalam mencapai impian koleksi mobilnya, Russell berhasil menyelesaikan musim F1 2025 dengan baik di posisi keempat klasemen pembalap. Dengan regulasi baru yang akan diberlakukan pada musim 2026, Russell berharap dapat memperoleh kesempatan untuk memiliki mobil F1 sendiri di masa depan.





