Ubisoft menghadapi kondisi yang semakin kritis, memaksa perusahaan untuk melakukan restrukturisasi besar-besaran. Kegagalan game terbaru dalam mencapai target penjualan telah memicu langkah drastis ini. Dalam sebuah pengumuman resmi, alasan di balik restrukturisasi tersebut disebutkan, termasuk pasar game yang semakin selektif, persaingan yang semakin ketat, dan tantangan dalam menciptakan brand baru. Perusahaan gaming ini akan lebih fokus pada pengembangan game open world adventures dan Games as a Service (GaaS) ke depannya. CEO Ubisoft, Yves Guillemot, menegaskan rencana untuk memangkas biaya dan merumahkan sejumlah karyawan. Beberapa proyek game, termasuk Prince of Persia: The Sands of Time Remake, telah terdampak oleh kebijakan baru ini. Apakah restrukturisasi ini akan membawa perubahan positif bagi Ubisoft?
Ubisoft Lakukan Restrukturisasi Besar & Batalkan Game





