Aprilia bersiap untuk musim 2026 yang diharapkan dapat membuka pintu kesuksesan bagi mereka di Kejuaraan Dunia MotoGP. Tanpa Marc Marquez, tim Noale berhasil menantang Ducati di akhir musim 2025. RS-GP, yang dikendarai oleh Marco Bezzecchi, menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih tiga kemenangan di balapan besar terakhir musim lalu.
Dengan adanya peraturan teknis baru yang akan mulai berlaku, termasuk penurunan kapasitas mesin motor dari 1000 cc menjadi 850 cc, serta pemakaian ban Pirelli mulai 2027, musim ini dianggap sebagai masa transisi oleh banyak pihak. Namun, situasi ini bisa menjadi peluang bagi Aprilia untuk menciptakan kejutan di lintasan, meskipun tantangannya masih terasa berat.
Merek asal Italia ini baru saja memperkenalkan RS-GP yang akan dikendarai oleh Bezzecchi dan Jorge Martín dalam beberapa bulan mendatang. Dalam acara yang diadakan di Milan, Italia, direktur teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini, membagikan detail pengembangan pada tahun yang penting ini.
Sterlacchini menjelaskan bahwa meskipun tidak ada mesin baru karena aturan regulasi, pihaknya tetap fokus pada pengembangan aksesori eksternal seperti sistem knalpot dan sistem intake untuk meningkatkan performa motor. Aerodinamika juga tetap menjadi fokus utama, di mana Aprilia Racing telah menyiapkan beberapa solusi menarik untuk diuji di Malaysia.
Selain itu, komitmen pada elektronik juga menjadi prioritas, dengan tujuan membuat motor menjadi lebih mudah dikendalikan dan mengatasi masalah di masa lalu. Sterlacchini juga mengkonfirmasi perubahan tren aerodinamika modern yang lebih berorientasi pada membuat motor lebih efisien dan mudah dikendalikan.
Dengan fokus pada pengembangan di pabrik, Sterlacchini menegaskan pentingnya kerjasama di seluruh tim untuk mencapai hasil yang optimal. Perubahan dalam proses internal juga ditekankan untuk menciptakan kerjasama dan inovasi di seluruh perusahaan.
Pada musim 2026, Aprilia akan terus berupaya untuk meningkatkan performa RS-GP dengan tetap memperhatikan aspek aerodinamika sebagai pilar utama pengembangan motor. Meskipun banyak bidang pengembangan sudah mencapai batasnya, masih ada ruang untuk peningkatan, terutama pada aspek aerodinamika dan elektronik.
Ditanya mengenai perkembangan besar apa yang bisa terjadi pada musim ini, Sterlacchini mengungkapkan bahwa manajemen ban dan aerodinamika akan menjadi kunci. Dengan berada di akhir periode peraturan, tim Aprilia harus fokus untuk pengembangan motor 2027 dan melakukan sebagian besar pekerjaan pengembangan di awal musim. Tes di Malaysia akan menjadi indikator utama pada tahun ini untuk mengetahui sejauh mana usaha pengembangan tim selama periode ini.





