Xiaomi Indonesia tampaknya sedang menyiapkan peluncuran yang tidak biasa untuk pasar tanah air. Bukan hanya soal hadirnya lini baru Redmi Note 15 Series pada 22 Januari 2026, tetapi juga klaim ketahanan air yang terdengar jauh lebih berani dari standar kelas menengah pada umumnya. Perangkat ini disebut mampu bertahan direndam hingga kedalaman 2 meter selama 24 jam, sebuah angka yang langsung membuat seri ini mencuri perhatian sebelum resmi dipasarkan.
Klaim tersebut menjadi sorotan karena biasanya ketahanan air pada ponsel di kelas ini hanya dipahami sebatas perlindungan dasar terhadap cipratan atau perendaman singkat. Xiaomi, lewat Redmi Note 15 Pro Series, justru mendorong narasi yang lebih agresif: bukan sekadar tahan hujan atau tumpahan air, melainkan siap diajak menghadapi situasi yang lebih ekstrem.
Uji langsung di The Wave, Pondok Indah Mall
Untuk membuktikan klaim itu, Xiaomi Indonesia mengundang media menjajal langsung Redmi Note 15 Pro Series dalam sesi pengujian air di The Wave, Pondok Indah Mall. Di lokasi tersebut, perangkat dibawa ke berbagai skenario yang berkaitan dengan air agar ketahanan bodinya bisa terlihat secara langsung, bukan hanya lewat spesifikasi di atas kertas.
Dari pengujian yang dilakukan, ponsel disebut tetap aman digunakan meski terkena air. Yang menarik, layar juga masih bisa merespons sentuhan saat kondisi basah berkat fitur Wet Touch Technology 2.0. Bagi pengguna, fitur seperti ini penting karena masalah umum pada ponsel tahan air bukan hanya soal perangkat tetap menyala, tetapi juga apakah layarnya masih bisa dipakai saat tangan atau permukaan layar basah.
IP68, tetapi diklaim lebih jauh dari standar umum
Redmi Note 15 Pro Series sama-sama membawa rating tahan air IP68. Secara umum, label ini sudah dikenal sebagai salah satu standar perlindungan yang cukup tinggi untuk perangkat konsumen. Namun, Xiaomi mengklaim kemampuan seri terbaru ini melampaui definisi yang biasa dipahami publik, yakni hingga 2 meter selama 24 jam.
Perbandingan ini membuat klaim Xiaomi terasa menonjol. Pasalnya, dalam pemahaman yang lazim, IP68 kerap dikaitkan dengan kedalaman sekitar 1,5 meter selama 30 menit. Karena itu, angka 2 meter selama 24 jam menjadi pembeda utama yang dipakai Xiaomi untuk menegaskan posisi Redmi Note 15 Pro Series di segmen menengah. Di tengah pasar yang makin padat, daya tahan semacam ini jelas bisa menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.
Fokus pada ketahanan, bukan hanya desain
Peluncuran Redmi Note 15 Series menunjukkan bahwa Xiaomi tidak hanya ingin menjual tampilan baru atau pembaruan generasi. Ada pesan yang lebih tegas: perangkat ini dirancang untuk menghadapi penggunaan harian yang keras, terutama bagi pengguna yang sering berhadapan dengan risiko air. Pendekatan seperti ini juga memperlihatkan bagaimana produsen ponsel kini makin menonjolkan aspek keandalan sebagai alasan utama membeli perangkat baru.
Empat model akan masuk Indonesia
Saat resmi meluncur pada 22 Januari 2026, Xiaomi Indonesia tidak hanya membawa dua model Pro. Perusahaan juga menyiapkan dua model non-Pro untuk melengkapi keluarga Redmi Note 15 Series di Indonesia. Artinya, konsumen nantinya akan punya lebih banyak pilihan dalam satu lini yang sama, meski detail spesifikasi masing-masing model belum dibuka sepenuhnya.
Untuk saat ini, Xiaomi masih menahan informasi soal harga dan ketersediaan. Keduanya baru akan diumumkan saat acara peluncuran berlangsung. Hingga hari itu tiba, klaim ketahanan air menjadi bagian paling menonjol dari strategi perkenalan Redmi Note 15 Series, sekaligus alasan utama mengapa seri ini sudah lebih dulu ramai dibicarakan sebelum masuk pasar.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





