Penampilan Lisa BLACKPINK Mencuri Perhatian di Golden Globes 2026
Nama Lisa BLACKPINK kembali jadi pusat perhatian, kali ini bukan di panggung konser atau ajang mode, melainkan di Golden Globes Awards 2026. Kehadirannya di Beverly Hilton pada 11 Januari langsung menyita sorotan sejak langkah pertama di karpet merah. Lisa datang bukan hanya sebagai tamu undangan, tetapi juga mengambil peran sebagai presenter, sebuah penampilan yang menegaskan posisinya sebagai figur global yang makin sulit diabaikan.
Di tengah parade busana para selebritas, Lisa tampil dengan karakter yang kuat. Pilihannya malam itu terasa berbeda: tidak berusaha terlalu ramai, tetapi justru menonjol karena presisi gaya yang rapi, elegan, dan tegas. Dari riasan hingga aksesori, semua elemen terlihat disusun untuk menampilkan kesan dewasa tanpa kehilangan daya tarik khasnya.
Gaun hitam Jacquemus yang jadi sorotan
Untuk malam penghargaan bergengsi tersebut, Lisa memilih gaun hitam rancangan Jacquemus. Busana itu menghadirkan nuansa mewah yang tidak berlebihan, dengan bagian atas transparan yang dipadukan tube top hitam. Detail lengan yang dramatis memberi kesan tegas, sementara siluet keseluruhan membuat penampilannya terlihat modern dan berani.
Kalung tebal berlapis yang dikenakannya menjadi penyeimbang yang pas. Alih-alih terasa berlebih, aksesori itu justru menguatkan karakter busana dan memberi titik fokus tambahan pada tampilan Lisa. Hasilnya adalah penampilan yang tampak matang, terukur, dan tetap memikat kamera dari berbagai sudut.
Di usia 28 tahun, Lisa memperlihatkan bagaimana glamor bisa hadir tanpa harus kehilangan kesan berkelas. Ia tampak memahami betul bagaimana membangun citra di acara sebesar Golden Globes: tidak sekadar hadir, tetapi meninggalkan impresi yang jelas. Tidak heran bila penampilannya langsung menjadi salah satu bahan pembicaraan utama malam itu.
Debut di Golden Globes dan dukungan untuk White Lotus
Golden Globes 2026 juga menandai debut Lisa di ajang ini. Kehadirannya memiliki makna lebih dari sekadar tampil di karpet merah, karena ia hadir untuk mendukung para rekan yang terlibat dalam White Lotus, serial HBO yang ikut menjadi sorotan besar pada malam penghargaan tersebut.
White Lotus tercatat meraih enam nominasi terbanyak di kategori televisi, termasuk Serial Televisi Terbaik, Drama. Capaian itu membuat kehadiran Lisa terasa relevan, bukan hanya sebagai bintang tamu, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem proyek yang sedang diperbincangkan luas. Ia datang di momen ketika serial tersebut berada di pusat perhatian industri hiburan.
Bagi Lisa sendiri, White Lotus punya arti khusus. Serial itu menjadi debut aktingnya setelah selama ini lebih dikenal sebagai penyanyi K-pop. Langkah tersebut menunjukkan bahwa kariernya tidak berhenti pada satu bidang saja. Dari musik ke akting, lalu ke panggung penghargaan internasional, Lisa perlahan membangun ruang yang lebih luas untuk dirinya.
Lebih dari sekadar momen fashion
Penampilan Lisa di Beverly Hilton memperlihatkan bahwa dirinya kini berada di level yang berbeda. Ia bukan hanya bintang yang menarik perhatian lewat gaya busana, tetapi juga sosok yang makin kuat identitasnya di panggung global. Kehadirannya sebagai presenter menambah bobot pada malam itu, sekaligus mengukuhkan bahwa namanya sudah melampaui batas industri musik.
Di Golden Globes 2026, Lisa berhasil memadukan fashion, kehadiran publik, dan dukungan terhadap proyek aktingnya dalam satu momen yang padat makna. Sorotan yang ia terima malam itu bukan semata karena gaun hitam Jacquemus yang dikenakan, melainkan karena cara ia membawa diri di ajang yang menuntut kehadiran penuh percaya diri.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.





