Ekstrom Menang: Kisah Kemenangan Setelah Drama Lategan

by -77 Views

Mattias Ekstrom dari tim Ford memenangkan Etape 7 Dakar 2026 setelah insiden yang menimpa Henk Lategan di bagian akhir perlombaan yang mengakibatkan kehilangan waktunya. Lategan, yang awalnya unggul di posisi teratas dan berpotensi memenangkan etape serta memimpin klasemen keseluruhan, justru kehilangan keunggulannya saat menuju garis finis dalam etape 459 km antara Riyadh dan Wadi Ad-Dawasir. Alih-alih, Ekstrom berhasil meraih kemenangan etape dengan selisih 4:27 atas Joao Ferreira dari tim Toyota, sementara Lategan tergelincir ke posisi 13 dengan selisih 8:35 di belakang Ekstrom.

Kegagalan Lategan bukan hanya dalam meraih kemenangan etape tetapi juga positisi teratas dalam klasemen keseluruhan. Meskipun sempat unggul atas Nasser Al-Attiyah, dia turun ke posisi keempat secara keseluruhan akibat waktu yang hilang di akhir etape. Insiden terjadi ketika damper mobilnya rusak di tengah tanjakan sehingga memerlukan pergantian. Lategan mengungkapkan bahwa meskipun kecewa dengan hasil ini, dia berharap bisa bangkit dalam etape berikutnya. Balapan akhir mengubah posisi, mengantarkan Mitch Guthrie finis ketiga di belakang Ekstrom dan Ferreira, sedangkan Toby Price finis keempat di depan Lucas Moraes dan Sebastien Loeb dari tim Dacia serta Seth Quintero dari tim Toyota.

Penampilan Mathieu Serradori untuk Century Racing patut diacungi jempol dengan finis di posisi delapan, sementara pasangan Carlos Sainz Sr dan Nani Roma dari tim Ford melengkapi 10 besar. Meskipun sebelumnya diklaim sebagai pemenang Etape 5, Roma harus menerima pembatalan hukuman akibat pelanggaran kecepatan. Hasil akhir etape menunjukkan Al-Attiyah masih bertahan di posisi teratas klasemen meskipun dengan selisih waktu yang berkurang menjadi 4:47 dibandingkan dengan pesaingnya, Ekstrom. Roma juga naik ke posisi ketiga karena penurunan performa Lategan. Sementara Lategan sendiri berada di posisi keempat, diikuti oleh Sainz dan Loeb, di peringkat kelima dan keenam.

Performa bagus Guthrie di etape meningkatkan posisinya di klasemen secara keseluruhan meskipun tetap di urutan ketujuh untuk tim Ford, disusul oleh Serradori dan kenaikan posisi Moraes ke peringkat sembilan. Klasemen sepuluh besar dipisahkan oleh selisih waktu kurang dari 26 menit. Semua ini menandai krusialnya setiap etape dalam menentukan posisi dan klasemen para pembalap, serta dinamika persaingan yang intens di panggung Dakar 2026.

Source link