IXI, sebuah startup asal Finlandia, menghadirkan inovasi di tengah tren smartglasses yang semakin meramaikan CES. Mereka memperkenalkan prototipe kacamata dengan teknologi lensa autofokus yang menggunakan liquid crystal, memungkinkan kemampuan perpindahan fokus otomatis yang mengikuti arah pandang mata. Teknologi ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah presbiopi atau rabun dekat yang sering dialami oleh orang di atas 45 tahun. Dengan lensa autofokus IXI, pengguna tidak perlu lagi menggunakan lensa bifokal atau progresif, karena perpindahan fokus terjadi dengan cepat dan alami.
Hal yang menarik dari kacamata ini adalah sistem pelacakan mata yang digunakan tanpa menggunakan kamera. IXI menggunakan LED dan photodiode inframerah berdaya rendah untuk membaca gerakan mata, dengan konsumsi daya yang rendah sekitar 4 milliwatt. Seluruh komponen elektronik disematkan di frame depan dan tangkai dekat engsel, dengan baterai kecil yang cukup untuk digunakan sehari-hari. Dari segi desain, kacamata ini tetap terlihat seperti kacamata biasa dengan bobot yang mirip kacamata konvensional. Lensanya sangat tipis dan dapat dikombinasikan dengan resep kacamata yang sudah ada, termasuk untuk koreksi astigmatisme. Bahkan saat daya baterai habis, kacamata IXI tetap dapat digunakan seperti kacamata biasa tanpa fitur autofokus.
IXI menjadikan produk ini sebagai kacamata premium dan telah berkolaborasi dengan produsen lensa ternama, Optiswiss dari Swiss. Setelah proses sertifikasi medis dan persiapan produksi selesai, perusahaan berencana untuk meluncurkan produk pertama mereka pada tahun mendatang. Dengan teknologi lensa autofokus yang inovatif dan desain yang elegan, kacamata IXI siap memberikan pengalaman pengguna yang baru dan nyaman bagi para pecinta kacamata.





