Penjelasan Psikolog tentang Post Holiday Blues

by -27 Views

Post holiday blues adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi emosional sementara yang sering dialami setelah liburan atau perayaan berakhir. Kondisi ini dapat dirasakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pekerja hingga pelajar. Psikolog klinis Virginia Hanny, M.Psi., Psikolog menjelaskan bahwa gejala post holiday blues meliputi perasaan sedih, murung, atau hampa tanpa alasan yang jelas, serta penurunan motivasi untuk kembali bekerja atau sekolah. Meskipun hal ini bukan merupakan gangguan mental, tetapi lebih sebagai respons adaptif terhadap perubahan rutinitas dan tuntutan sehari-hari.

Biasanya, kondisi post holiday blues dianggap wajar jika berlangsung selama beberapa hari hingga 1-2 minggu. Namun, jika gejala ini bertahan lebih dari dua minggu, menjadi lebih parah, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, disarankan untuk mencari bantuan dari psikolog klinis, psikiater, atau profesional lain yang kompeten. Virginia juga mengingatkan bahwa tidak ada batasan waktu pasti untuk kondisi ini, sehingga penting untuk selalu waspada terhadap gejala yang muncul. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, post holiday blues dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental individu.

Source link