Game horor indie Horses, meskipun mengalami larangan rilis di Steam dan Epic Games Store, berhasil mencatat penjualan lebih dari 18.000 kopi. Santa Ragione selaku publisher game ini mengumumkan bahwa meskipun dihadapkan pada larangan rilis di dua platform PC terbesar, penjualan Horses tetap berhasil mencapai angka tersebut. Menurut informasi yang disampaikan melalui siaran pers resmi Santa Ragione di IGN, game horor indie ini berhasil menghasilkan pendapatan bersih sebesar $65.000 melalui penjualan di GOG dan Humble. Pendapatan ini tidak hanya cukup untuk membayar royalti kepada kreator game, Andrea Lucco Borlera, namun juga untuk melunasi pinjaman yang diambil oleh publisher untuk menyelesaikan pengembangan game.
Meskipun demikian, Santa Ragione menegaskan bahwa pendapatan yang didapat masih belum cukup. Meskipun terdapat perhatian publik yang besar terhadap kontroversi seputar Horses, namun hasil penjualan tersebut tidak mencukupi untuk mendanai pembuatan game baru. Dengan situasi ini, tim pengembang berencana untuk mencari pekerjaan dan proyek eksternal lain sambil berharap penjualan jangka panjang mampu membuka peluang untuk pengembangan prototipe baru di masa depan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran Steam dalam menjaga kelangsungan hidup game indie, serta mengingatkan bahwa eksposur dari kontroversi tidak selalu berdampak positif secara finansial bagi studio kecil.
Bagaimana pendapat Anda mengenai nasib game horor yang menarik perhatian ini?





