Dalam dunia digital yang semakin maju, perdebatan mengenai keamanan antara TWS (True Wireless Stereo) dan earphone kabel semakin sering muncul. Banyak orang memilih TWS karena praktis dan bebas dari kesulitan kabel, sementara beberapa orang lain masih setia dengan earphone kabel karena dianggap lebih stabil dan minim radiasi. Meskipun keduanya nyaman digunakan, namun penting untuk memahami faktor keamanannya, baik dari segi kesehatan telinga, kualitas suara, hingga potensi risiko lainnya. Jadi, mana yang sebenarnya lebih aman? Menurut informasi dari berbagai sumber, WHO menyatakan bahwa faktor terpenting dalam kerusakan pendengaran bukanlah jenis perangkatnya, melainkan tingkat volume dan durasi penggunaan.
TWS sering dianggap lebih berisiko karena cenderung membuat pengguna menaikkan volume di lingkungan bising dikarenakan desainnya yang menutup telinga secara rapat. Namun, TWS modern kini dilengkapi dengan teknologi noise reduction untuk mendengarkan dengan jelas tanpa perlu menaikkan volume secara berlebihan. Meski begitu, penggunaan volume di atas batas aman tetap dapat menyebabkan kerusakan pendengaran. Di sisi lain, earphone kabel biasanya menawarkan kualitas suara stabil dengan latensi rendah dan suara yang terasa alami, sehingga tidak perlu menaikkan volume.
WHO menyarankan untuk menjaga volume perangkat di bawah 60 persen batas maksimal dan tidak lebih dari 60 menit penggunaan berturut-turut sebelum memberi jeda. Namun, earphone kabel memiliki keunggulan ilmiah tertentu seperti tidak menggunakan baterai internal yang berdampak pada lingkungan dan eksploitasi sumber daya. Desain sederhana earphone kabel membuatnya lebih tahan lama, mudah diperbaiki, dan mengurangi sampah elektronik. Penggunaan earphone kabel juga dapat meminimalkan risiko infeksi dan iritasi telinga dibandingkan dengan TWS. Dengan pertimbangan ini, earphone kabel bisa dianggap lebih aman secara keseluruhan dari segi kesehatan telinga dan lingkungan.




