Sebuah kisah menarik terjadi di sirkuit jalanan Sambodromo de Anhembi saat seri pembuka Formula E 2025-2026 digelar. Pembalap Pascal Wehrlein berhasil meraih pole position setelah mengalahkan Jake Dennis dalam duel kualifikasi terakhir. Meskipun mendapat waktu tercepat, Wehrlein dikenai hukuman tiga tempat start akibat melanggar aturan pitlane. Hal ini membuat Dennis berada di posisi start terdepan.
Dalam babak semifinal, Dennis keluar sebagai pemenang dengan selisih waktu yang sangat tipis dari Edoardo Mortara. Sementara Wehrlein juga tampil impresif dengan catatan waktu tercepatnya. Begitu pula dalam babak perempat final, dimana Mortara mengalahkan Jean-Eric Vergne, dan Dennis mengungguli Antonio Félix da Costa. Wehrlein dan Ticktum juga berhasil melaju ke babak selanjutnya.
Pertarungan ketat terjadi di Grup A, dengan Antonio Felix da Costa memimpin diikuti oleh pembalap lainnya. Sementara di Grup B, Norman Nato menjadi yang tercepat diikuti oleh Wehrlein, de Vries, dan Ticktum. Namun, beberapa pembalap, termasuk Mitch Evans dan Felipe Drugovich, mengalami nasib yang kurang baik dalam sesi kualifikasi tersebut.
Dengan berbagai kisah menarik di setiap babaknya, seri pembuka Formula E ini telah menunjukkan persaingan yang ketat antara para pembalap. Aksi seru dan dramatis terus menyelimuti setiap kualifikasi, memperlihatkan ketangguhan dan kemampuan para pesaing di lintasan. Semua itu menjadi daya tarik utama dari ajang balap ini yang selalu dinantikan oleh para penggemar balap dunia.





