Penutupan MotoGP 2025 di Valencia beberapa pekan lalu membawa perubahan signifikan di grid untuk musim depan. Di antara berbagai penyesuaian ini, terdapat pembalap kunci seperti Jorge MartÃn dan Maverick Vinales yang kembali setelah absen karena cedera. Namun, satu perpisahan penting yang terjadi adalah di Tech3, tim pembalap The Roses. Herve Poncharal, bos tim yang karismatik, menjalani balapan terakhirnya sebagai kepala tim di acara tersebut.
Perlu dicatat bahwa mulai 2026, tim Tech3 akan berada di bawah kepemilikan grup investasi dengan para investor Amerika yang mendukung tim ini. Guenther Steiner, mantan bos tim Haas F1, akan mengambil alih sebagai kepala tim di Tech3, mempertahankan pembalap MotoGP 2026 dan statusnya sebagai tim satelit.
Poncharal, yang akan tetap terlibat sebagai penasihat, merasa bahwa ini adalah babak baru dalam hidupnya dan mengucapkan selamat tinggal dengan penuh perasaan. Dia yakin bahwa tim akan tetap sukses setelah penjualan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan baru di Tech3. Manajer tim Tech3, Nicholas Goyon, juga mengungkapkan apresiasinya terhadap Poncharal dan Coulon atas dedikasi mereka selama 36 tahun terhadap tim.
Dengan perubahan signifikan ini, harapan untuk masa depan tim ini tetap cerah dan diharapkan dapat memberikan kesuksesan yang sama sebagaimana selama dekade terakhir. Kontribusi dari sosok-sosok kunci dalam motorsport, seperti Poncharal dan Coulon, merupakan warisan berharga bagi dunia balap motor dan diharapkan dapat terus mempengaruhi perkembangan tim dan pembalap di masa mendatang.





