Ott Tanak berhasil memimpin di etape pembuka Reli Super Spesial Arab Saudi untuk meraih keunggulan awal, sementara Sebastien Ogier mengungguli rival peraih gelar juara Kejuaraan Reli Dunia (WRC), Elfyn Evans. Final musim baru WRC dimulai dengan tahapan head-to-head Jameel Motorsport Super Special sepanjang 5,22 km di Jeddah pada Rabu malam, yang menjadi pembuka jalan bagi tahapan-tahapan berkerikil yang akan menentukan gelar juara 2025. Tanak dari Hyundai tampil sebagai penentu kecepatan setelah melakukan lompatan luar biasa untuk mengalahkan penantang gelar ketiga, Kalle Rovanpera (24 poin di belakang rekan setimnya di Toyota, Evans) dengan selisih waktu 2,5 detik dalam duel mereka di aspal berdebu. Upaya ini cukup untuk memberi Tanak keunggulan awal dalam reli yang akan menjadi ajang WRC terakhir bagi pereli asal Estonia ini sebelum mengambil cuti panjang pada 2026. Juara dunia 2019 ini mengakhiri etape 1,2 detik lebih cepat dari Ogier, yang mengungguli Evans dengan selisih waktu 0,9 detik. Ogier mengambil posisi pertama dalam perebutan gelar juara dunia 2025, namun ia tidak terbuai dengan fakta bahwa ia lebih cepat dari Evans, yang ia buntuti dengan selisih tiga poin di klasemen. Evans mencatat waktu tercepat kelima, terpaut 2,1 detik, finis di belakang pereli M-Sport Ford yang kembali tampil, Martins Sesks, dan juara dunia bertahan Hyundai, Thierry Neuville. Neuville mengakhiri tahapan ini dengan harapan bahwa ia dapat mengakhiri masa-masa sulitnya mempertahankan gelar juara dengan hasil yang baik untuk Hyundai. Rovanpera menyebut perjalanannya di panggung sebagai “menjijikkan”, setelah berjuang melawan understeer pada Toyota-nya selama perjalanannya ke posisi keenam. Sami Pajari dari Toyota, Adrien Fourmaux dari Hyundai, Takamoto Katsuta dari Toyota, dan Gregoire Munster dari M-Sport melengkapi posisi 10 besar, mengungguli rekan setimnya, Josh McErlean. Pemenang Reli Dakar lima kali, Nasser Al-Attiyah, kembali tampil di WRC, dengan mendapat penalti 10 detik di stage yang membuat pereli M-Sport ini berada di luar posisi 20 besar. Enam etape gravel menanti para kru pada hari Kamis sebelum etape ini ditutup dengan ledakan lain melalui Jameel Motorsport Super Special.
Perebutan Titel: Ogier Ungguli Evans dalam Balapan Tanpa Kepemimpinan





