Pecco Bagnaia menutup tahun dengan penampilan yang buruk sebagai pembalap pabrikan Ducati di MotoGP. Pada balapan terakhirnya untuk musim ini, Bagnaia mengalami insiden yang mencoreng kariernya di kelas utama. Start dari posisi ke-16, Bagnaia harus menghadapi masalah sejak awal balapan. Senggolan dari belakang oleh Johann Zarco membuatnya terjatuh ke gravel dan akhirnya mengakhiri balapan. Meskipun Zarco dijatuhi hukuman Long Lap Penalty, kerugian lebih besar dialami oleh Bagnaia.
Setelah balapan selesai, pembalap asal Italia ini berbicara mengenai insiden tersebut. Meskipun merasa simpati kepada Zarco, Bagnaia merasa bahwa insiden tersebut mencerminkan sepanjang musim penuh dengan kesulitan baginya. Meskipun mengungkapkan keraguan tentang kenyamanannya dengan motor saat ini, Bagnaia bersikap optimis untuk tes yang akan dilaksanakan pada hari Selasa di Sirkuit Ricardo Tormo.
Menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan perubahan pada motornya, Bagnaia menyatakan bahwa mereka perlu bekerja lebih keras untuk melihat peningkatan. Dalam menghadapi tahun yang penuh dengan bencana ini, Bagnaia menegaskan bahwa dia tidak akan pernah menyerah. Tes selanjutnya akan menjadi momen penting bagi pembalap Italia ini untuk mengevaluasi kinerja dan kenyamanan dengan motor Ducati.





