Ringkasan Utama
Produsen perlengkapan gaming, TODAK Nusantara, memanfaatkan event Indonesia Comic Con 2025 sebagai panggung untuk memperkenalkan kursi gaming premiumnya, TODAK Throne. Kursi ini telah dirancang tidak hanya untuk sesi bermain game yang panjang, tetapi juga untuk mendukung kenyamanan saat aktivitas kerja dan pembuatan konten. Selama acara, TODAK juga menawarkan promo khusus yang berlangsung selama pameran.
TODAK Throne hadir dengan desain ergonomis yang menekankan kenyamanan, fleksibilitas, dan ketahanan jangka panjang. Kursi ini dilapisi dengan kulit PU premium yang menawarkan keseimbangan antara tekstur lembut dan daya tahan. Struktur utamanya menggunakan rangka baja kokoh di bagian dudukan dan sandaran yang dapat menahan beban hingga 150 kg.
Perkembangan Terkini
Kursi TODAK Throne dilengkapi dengan sandaran yang dapat direbahkan hingga 180 derajat, memungkinkan pengguna untuk beristirahat selama sesi gaming atau pekerjaan intensif. Selain itu, kursi ini memiliki fitur 4D armrests dan adjustable lumbar support untuk mendukung postur tubuh secara optimal. Dengan dimensi dudukan sebesar 56 × 55 × 11 cm dan bagian sandaran lebar 48–56 cm serta tinggi 94 cm.
Produk ini sudah tersedia di Indonesia dengan harga Rp7.811.000 dan didistribusikan secara resmi oleh PT Datascrip. TODAK Nusantara juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan varian baru TODAK Throne dengan pilihan warna dan ukuran yang lebih beragam pada akhir 2025 atau awal 2026.
Hal Penting untuk Dicermati
Pengunjung Indonesia Comic Con 2025 yang hadir di Jakarta International Convention Center, Senayan selama 25-26 Oktober, dapat menikmati promo khusus dari TODAK dengan menggunakan kode "ABDITDK25" dan "ANTOTDK" di beberapa e-commerce. Todak Throne yang menggabungkan desain ergonomis dan fitur fleksibel, cocok untuk berbagai kebutuhan mulai dari gamer kompetitif hingga editor video dan kreator konten yang memerlukan kursi nyaman untuk bekerja dalam waktu yang lama. Untuk informasi lebih lanjut, dapat membaca review Todak Throne di kanal YouTube Jagat Review.
Source link
Penutup
Secara editorial, naskah ini dapat dibaca sebagai rangkuman perkembangan isu utama yang disebut dalam judul, dengan penekanan pada urutan informasi agar tidak terputus di tengah pembahasan.





