Horner Capai Kesepakatan Kompensasi dengan Red Bull Formula 1

by -318 Views

Christian Horner, mantan bos dan CEO tim Red Bull F1, akhirnya meninggalkan organisasi setelah mencapai kesepakatan terkait kompensasi. Hal ini terjadi setelah perselisihan internal yang meningkat setelah Grand Prix Inggris bulan Juli lalu. Meskipun Horner masih dipekerjakan, ia telah dicopot dari peran sebagai direktur berbagai entitas tim Red Bull di Inggris. Konfirmasi mengenai kepergian resmi Horner dari organisasi tersebut baru diumumkan oleh Red Bull minggu lalu, setelah dirahasiakan rincian kesepakatan yang diperkirakan mencapai antara 70 hingga 100 juta dolar AS. Meskipun seharusnya berkontrak hingga 2030, Horner menyatakan bahwa memimpin Red Bull Racing merupakan suatu kehormatan dan kenangan yang tak terlupakan baginya. Dalam pernyataan perpisahan, Horner menyampaikan rasa bangganya atas prestasi tim yang telah memecahkan rekor dan menghadapi merek otomotif terbesar di dunia. Olivier Mintzlaff, CEO Proyek Korporat dan Investasi Red Bull, juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi Horner selama 20 tahun terakhir dalam membangun Red Bull Racing sebagai tim balap sukses dan menarik di Formula 1. Sekarang, Horner diharapkan dapat mempertimbangkan opsi masa depannya di F1 untuk musim 2026, meskipun target tim baru yang diinginkannya tidak sepenuhnya jelas.

Source link