Kolaborasi Ilmuwan Indonesia & Saintis Dunia: Visi Presiden

by -79 Views

Presiden Prabowo Subianto mendorong ilmuwan Indonesia untuk terlibat dalam kolaborasi dengan saintis dunia. Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan, Noudhy Valdryno, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berharap kolaborasi tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Indonesia Maju. Pentingnya peran ilmuwan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun mendatang juga ditekankan oleh Presiden Prabowo. Kolaborasi dengan saintis dunia diharapkan dapat memperkuat strategi industrialisasi nasional yang fokus pada hilirisasi, penguasaan teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.

KSTI Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadi ajang penting bagi para ilmuwan untuk berkumpul dan berkolaborasi. Lebih dari 2 ribu saintis diundang untuk berpartisipasi dan merumuskan peta jalan riset dan inovasi di delapan sektor strategis yang menjadi fokus utama, seperti energi, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi, kesehatan, pangan, maritim, material, dan manufaktur maju. Tema utama KSTI 2025 adalah “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi” yang bertujuan mempercepat transformasi ekonomi Indonesia ke arah industri bernilai tambah tinggi. Melalui pengembangan sektor-sektor prioritas ini, Indonesia diharapkan dapat menjadi pemimpin industri global.

Konvensi ini menjadi platform strategis untuk mempertemukan kekuatan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, daya cipta industri, dan arah kebijakan negara dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Kolaborasi antara ilmuwan Indonesia dan saintis dunia diharapkan dapat mempercepat kemajuan dalam berbagai sektor strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Presiden Prabowo Subianto memperlihatkan komitmennya dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencapai Indonesia Maju.

Source link