CMF Watch 3 Pro Hadir dengan Layar Lebih Besar, Baterai Lebih Tahan Lama
CMF, sub-brand dari Nothing, kembali menarik perhatian lewat peluncuran smartwatch terbarunya, CMF Watch 3 Pro. Perangkat ini hadir bukan dengan perubahan desain yang ekstrem, melainkan lewat serangkaian pembaruan yang terasa lebih praktis: layar lebih lega, baterai lebih besar, serta sejumlah peningkatan pada fitur kesehatan dan olahraga.
Di tengah pasar smartwatch yang semakin ramai dengan jam tangan pintar berfitur serba banyak, CMF memilih jalur yang cukup jelas. Mereka tidak mencoba mengubah semua hal sekaligus, tetapi fokus pada bagian-bagian yang paling sering dirasakan pengguna dalam penggunaan harian. Hasilnya, CMF Watch 3 Pro tampil sebagai penyegaran yang tetap familier, namun lebih matang dibanding pendahulunya.
Layar Lebih Luas, Tampilan Lebih Nyaman
Salah satu pembaruan paling menonjol ada pada ukuran layar. CMF Watch 3 Pro kini membawa panel 1,43 inci, naik dari 1,32 inci milik CMF Watch Pro 2. Kenaikan ini mungkin terlihat kecil di atas kertas, tetapi dalam penggunaan nyata, layar yang lebih besar biasanya memberi ruang lebih nyaman untuk membaca notifikasi, melihat statistik olahraga, atau menjelajahi menu tanpa terasa sempit.
Panel AMOLED yang digunakan juga mendapat peningkatan pada tingkat kecerahan maksimal, kini mencapai 650 nits. Dengan tingkat kecerahan seperti ini, tampilan layar seharusnya lebih mudah terbaca di luar ruangan atau di bawah cahaya yang cukup terang. Selain itu, layar ini memiliki resolusi 455 x 466 piksel dengan kepadatan 326 ppi, serta refresh rate 60Hz yang membuat navigasi antarmuka terasa lebih halus.
CMF tetap mempertahankan rotating crown sebagai elemen navigasi. Bagi pengguna smartwatch, fitur ini sering kali lebih nyaman daripada harus sepenuhnya mengandalkan sentuhan layar, terutama saat ingin menggulir menu dengan cepat. Di sisi tampilan, CMF juga menyediakan lebih dari 120 watch faces, sehingga pengguna memiliki cukup banyak pilihan untuk menyesuaikan tampilan jam sesuai gaya masing-masing.
Namun ada satu perubahan yang cukup terasa bagi mereka yang menyukai personalisasi fisik: fitur bezel yang bisa ditukar pada generasi sebelumnya kini dihapus. Meski begitu, CMF tetap memberi variasi desain lewat tiga pilihan warna, yakni Dark Grey, Light Grey, dan Orange, yang masing-masing hadir dengan desain bezel berbeda.
Fokus ke Fungsi Harian dan Pemantauan Kesehatan
Selain layar, CMF Watch 3 Pro juga membawa peningkatan pada sektor daya. Smartwatch ini dibekali baterai 350mAh, dan CMF mengklaim perangkat ini dapat bertahan hingga 13 hari untuk penggunaan normal. Klaim tersebut tentu akan sangat bergantung pada intensitas pemakaian, namun kapasitas baterai yang lebih besar tetap menjadi nilai tambah bagi pengguna yang tidak ingin terlalu sering mengisi ulang daya.
Di sisi pemantauan kesehatan, CMF menyebut adanya peningkatan pada sensor detak jantung 4-channel. Jam tangan ini juga tetap mendukung fitur-fitur yang sudah umum ditemui pada smartwatch modern, seperti SpO2, pemantauan kualitas tidur, pemantauan tingkat stres, serta pelacakan siklus menstruasi. Dengan kombinasi tersebut, CMF Watch 3 Pro tampaknya memang diarahkan sebagai perangkat yang tidak hanya menampilkan waktu, tetapi juga memantau kebiasaan harian penggunanya.
Untuk pengguna yang aktif bergerak, smartwatch ini mendukung 130 mode olahraga. Dari jumlah itu, 7 mode di antaranya dapat terdeteksi secara otomatis. Fitur ini membantu pengguna yang sering lupa menyalakan mode latihan secara manual, terutama saat aktivitas berlangsung spontan. CMF juga menyertakan dual-band built-in GPS untuk membantu pelacakan aktivitas luar ruangan agar lebih akurat.
Di ranah komunikasi, CMF Watch 3 Pro mendukung Bluetooth calling dan dilengkapi dua mikrofon MEMS. Artinya, pengguna dapat menerima atau melakukan panggilan langsung dari pergelangan tangan tanpa harus selalu mengeluarkan ponsel. Fitur seperti ini memang bukan hal baru di smartwatch, tetapi tetap relevan bagi mereka yang menginginkan akses cepat saat sedang sibuk atau sedang berolahraga.
Integrasi ChatGPT dan Posisi CMF Watch 3 Pro di Pasar
Seperti sejumlah produk Nothing lainnya, CMF Watch 3 Pro juga terhubung dengan ChatGPT melalui aplikasi Nothing X di smartphone. Integrasi ini memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan, membuat pengingat, hingga meminta tips lari langsung dari jam tangan. Kehadiran fitur semacam ini menunjukkan bahwa CMF tidak hanya menjual perangkat keras, tetapi juga mencoba menambahkan lapisan fungsi berbasis AI yang lebih kontekstual untuk penggunaan sehari-hari.
Meski begitu, daya tarik utama CMF Watch 3 Pro tetap berada pada paket keseluruhannya: layar lebih besar, baterai lebih besar, fitur kesehatan yang cukup lengkap, serta dukungan olahraga dan navigasi yang memadai. Dalam kelas smartwatch harga menengah, kombinasi seperti ini bisa menjadi nilai jual yang kuat, terutama bagi pengguna yang ingin perangkat serbaguna tanpa harus naik ke harga yang jauh lebih tinggi.
Dari sisi harga, CMF Watch 3 Pro dibanderol 99 poundsterling atau sekitar Rp2,1 juta. Saat ini perangkat tersebut sudah tersedia di sejumlah negara. Namun, untuk pasar Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaannya pada saat artikel ini ditulis.
Dengan langkah ini, CMF tampaknya ingin menegaskan bahwa penyegaran produk tidak selalu harus berarti desain yang berubah total. Kadang, yang lebih dibutuhkan justru layar yang lebih enak dilihat, baterai yang lebih tahan lama, dan fitur yang benar-benar terasa berguna saat dipakai setiap hari.





