Gula Merah sebagai Doping Pelari: Mitos atau Fakta?

by -83 Views

Gula sering dianggap sebagai musuh kesehatan, terutama bagi mereka yang ingin menjaga berat badan atau menghindari risiko diabetes. Namun, apakah semua jenis gula benar-benar buruk, terutama bagi pelari atau atlet yang membutuhkan energi tambahan? Beberapa sumber menyebutkan bahwa gula merah bisa menjadi “doping alami” bagi pelari, tetapi apakah ini benar atau hanya mitos belaka?

Tubuh manusia, terutama otak, membutuhkan sekitar 120 gram glukosa setiap hari untuk menjalankan proses metabolisme. Pelari yang melakukan latihan intensitas tinggi memerlukan energi tambahan, dan glukosa, yang merupakan bentuk sederhana dari gula, dapat menjadi sumber energi utama yang cepat diserap tubuh.

Sebagai karbohidrat sederhana, gula, termasuk gula merah, memberikan lonjakan energi instan yang sangat berguna sebelum atau sesudah latihan berat. Meskipun panduan nasional merekomendasikan batasan asupan gula tambahan sekitar 30 gram per hari untuk orang dewasa, atlet yang berlatih secara intensif mungkin membutuhkan jumlah energi yang lebih tinggi.

Dalam konteks atletik, tidak semua jenis gula harus dihindari secara ketat. Tetaplah memperhatikan konsumsi gula Anda, terutama sebelum dan sesudah latihan berat, untuk memastikan tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk berprestasi dengan baik. Tidak ada salahnya konsultasikan dengan ahli gizi atau pelatih untuk menyesuaikan kebutuhan energi sesuai dengan aktivitas fisik Anda.

Source link