City of the Wolves: Exploring Jagat Play with SEO Tips

by -318 Views

Fatal Fury: City of the Wolves tidak mencapai target penjualan yang diharapkan dan mengakibatkan CEO SNK, Kenji Matsubara, untuk turun dari jabatannya. Setelah 25 tahun absen dari pasaran game, seri fighting ini kembali dengan beban berat yang harus ditanggung. Meskipun SNK telah menginvestasikan banyak biaya untuk promosi game ini, termasuk menampilkan Cristiano Ronaldo sebagai karakter dan menggunakan DJ terkenal untuk membuat soundtrack game, penjualan Fatal Fury: City of the Wolves tetap rendah.

Dengan hanya sekitar 4592 pemain peak di platform Steam dan penjualan sekitar 10 ribu kopi di Jepang, game ini tidak mampu mencapai target yang diharapkan. Kesalahan ini membuat Matsubara mengundurkan diri dan menempati posisi baru sebagai penasehat, sementara Chairman dari dewan eksekutif perusahaan menjadi CEO sementara. Hal ini diumumkan tidak lama setelah rilis game tersebut.

Kegagalan Fatal Fury: City of the Wolves kemungkinan akan membuat developer lain berpikir dua kali sebelum meluncurkan kampanye promosi skala besar seperti yang dilakukan SNK. Tampaknya minat gamer dalam game fighting juga sedang menurun, mengingat pemain cenderung memilih game yang sudah mereka mainkan sebelumnya seperti Street Fighter. Apakah Fatal Fury terbaru tidak bisa lagi menarik perhatian gamer seperti game-game sebelumnya? Hanya waktu yang akan memberikan jawabannya.

Source link